Perencanaan Pembangunan Desa Harus Sejalan dengan 15 Program Prioritas

redaksi

Ads - After Post Image

TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani, meminta setiap perencanaan program pembangunan desa harus mengacu pada 15 program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan. Hal tersebut disampaikan Dalam Rapat Koordinasi Camat Dan Kepala Desa Se-Kabupaten Bulungan.
“Kegiatan ini untuk menyinkronkan dan memastikan tiap perencanaan pembangunan desa harus sesuai dengan visi dan misi Bulungan. Seperti yang termuat dalam 15 program prioritas, karena desa adalah kepanjangan tangan dari Pemda,” kata Syarwani.


Dia memaparkan, program prioritas yang dimaksud antara lain Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Mandau Tani), satu desa satu produk, jaminan hasil produksi pertanian, beasiswa vokasi berbasis potensi wilayah, mandiri dan terampil (Mantera Bulungan Berdaulat), kredit Mesra, dan lain sebagainya termasuk Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE Bulungan Hijau).


Syarwani secara khusus menghadirkan Kepala Desa Panggung Harjo dari DI. Yogyakarta untuk berbagi pengalaman dan menambah wawasan kepala desa di Bulungan. Dia secara khusus berharap program dan terobosan dari kepala desa terbaik se-Indonesia ini dapat dipelajari dan diimplementasikan.
“Kita datangkan kepala desa Panggung Harjo supaya membuka wawasan kepala desa kita, karena kemajuan dan keberhasilan pembangunan Kabupaten Bulungan bisa dilihat dari kemajuan desa,” paparnya.


Dalam kesempatan itu, Syarwani pun mengingatkan kepala desa untuk segera mempersiapkan laporan pertanggungjawaban dan sekaligus perencanaan pembangunan desa Tahun 2024. Kepala Desa juga diminta meningkatkan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) agar tiap program yang dijalankan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.


“Jangan sampai 74 desa ini ada yang tersangkut kasus hukum akibat salah penggunaan ADD maupun DD,” pesan Syarwani.
Dia menginformasikan, Pemkab Bulungan sejauh ini telah memiliki hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2024. Oleh sebab itu, setiap program di desa dipastikan harus sejalan dengan 15 program prioritas Bulungan.
“ADD merupakan satu kesatuan dalam batang tubuh APBD Bulungan, sehingga tiap program harus tegak lurus dan sesuai dengan program pembangunan yang dijalankan Pemkab Bulungan,” jelasnya.


Bupati menambahkan, upaya mewujudkan Bulungan Berdaulat Pangan Maju dan Sejahtera juga telah dilakukan melalui intervennsi melalui APBD Bulungan. Khususnya pada aktivitas dan peningkatan produksi pertanian yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan petani.
“Intervensi yang kami lakukan di wiayah sentra pertanian dengan komoditas tertentu dalam tiap wilayah untuk menghasilkan produk yang beragam. Tahun 2024 intervensi pertanian tetap dilakukan, semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Tinggalkan komentar