Akhir keterisolasian perbatasan, jalan tembus Krayan-Malinau ditargetkan rampung 2028

redaksi

Kaltara a1. Com, NUNUKAN — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menetapkan target penyelesaian pembangunan jalur darat yang menghubungkan Krayan, Kabupaten Nunukan, dengan Kabupaten Malinau pada akhir tahun 2028. Pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan Kalimantan Utara ini diproyeksikan mulai dikebut secara signifikan pada tahun 2027 guna memutus keterisolasian wilayah pedalaman.

Pemerintah menargetkan setidaknya separuh dari total pengerjaan fisik dapat diselesaikan pada tahun pertama percepatan. Langkah ini diambil untuk memastikan konektivitas antarwilayah perbatasan dapat segera terwujud demi menekan biaya logistik dan mempermudah mobilitas warga lokal.

Baca Juga  Pasar Modern Panca Agung Segera Dikelola Pihak Ketiga, Pemprov Tunggu SK Gubernur

Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP, Nurdin, menyampaikan langsung komitmen pemerintah pusat saat meninjau titik nol pembangunan infrastruktur tersebut.

“Tadi kami hadir melihat langsung titik nol rencana pembangunan jalan lingkar Krayan dan juga jalan Krayan-Malinau sebagai bagian dari jalan sejajar perbatasan,” ujar Nurdin.

Nurdin menambahkan bahwa penuntasan proyek ini menjadi perhatian khusus dari jajaran kementerian terkait demi percepatan pembangunan kawasan pinggiran.

Baca Juga  Prajurit TNI Gagalkan Penyelundupan 1.500 Bungkus Rokok Ilegal di Perbatasan RI-Malaysia

“Bapak Menteri Dalam Negeri berharap supaya jalan ini bisa selesai di akhir tahun 2028,” kata Nurdin.

Di sisi lain, Bupati Nunukan Irwan Sabri menyambut positif langkah cepat pemerintah pusat. Menurutnya, tersambungnya akses darat ini akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Krayan yang selama ini bergantung pada jalur udara maupun akses lintas negara.

Baca Juga  Disperindagkop Kaltara Menilai Perputaran Uang Paling Cepat di UMKM 

“Krayan tidak boleh terus berada dalam keterbatasan akses, kita ingin jalan ini benar-benar hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Irwan Sabri.

Peninjauan lapangan ini sekaligus menandai kesiapan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah untuk mengeksekusi proyek strategis perbatasan nasional tersebut. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer