Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Ada skenario unik dalam peringatan hari jadi daerah kali ini. Peringatan HUT ke-236 Tanjung Selor dan HUT ke-66 Kabupaten Bulungan diwarnai dengan aksi religius pembacaan Surat Yasin bersama di sepanjang perairan Sungai Kayan menggunakan kapal wisata pada Sabtu (3/10).
Inisiasi pembacaan Yasin dari atas kapal wisata ini digelar oleh Pengurus Masjid Kasimuddin dengan menggandeng jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat. Langkah ini sengaja diambil untuk menghadirkan nilai-nilai spiritual dalam setiap momentum perayaan sejarah daerah.
Bupati Bulungan, Syarwani, yang turut hadir menyusuri sungai bersama para jemaah, menegaskan pentingnya menyeimbangkan perayaan hiburan dengan refleksi keagamaan.
”Pembacaan Yasin ini merupakan rangkaian kegiatan dalam momentum HUT ke-236 Tanjung Selor dan HUT ke-66 Bulungan,” kata Syarwani saat ditemui di sela acara, Sabtu (3/10).
Ia menambahkan bahwa konsep ini dirancang khusus agar perayaan tidak berhenti pada hura-hura semata.
”Kita ingin momentum hari jadi ini tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan, tetapi juga kegiatan keagamaan yang dapat menjadi pengingat bagi kita semua,” ungkapnya.
Pemilihan lokasi perairan Sungai Kayan bukan tanpa alasan. Sungai megah tersebut dipandang sebagai urat nadi sekaligus saksi bisu perjalanan panjang sejarah peradaban masyarakat Bulungan.
”Sungai Kayan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat dan perjalanan sejarah Tanjung Selor,” ungkap Syarwani menekankan makna di balik lokasi acara.
Aksi doa bersama di atas perahu ini pun mendapat apresiasi tinggi dari orang nomor satu di Bulungan tersebut. Ia berharap, perpaduan tradisi spiritual dan penyusuran sejarah di Sungai Kayan ini membawa keberkahan, mempererat silaturahmi, serta memicu semangat gotong royong warga dalam membangun Kabupaten Bulungan ke depan. (*/Hai)





