Saat Penumpang Pesawat Sepi, Pengiriman Barang di Kaltara Malah Melesat 85 Persen

redaksi

TANJUNG SELOR — Tren penerbangan di Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan dinamika unik sepanjang Agustus 2026. Ketika lalu lintas penumpang udara merosot, arus pengiriman barang atau kargo yang dibongkar melalui bandara justru melesat sangat signifikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltara mencatat penurunan jumlah penumpang angkutan udara yang datang pada Agustus 2026 sebesar 14,46 persen. Angka kedatangan turun dari 27,27 ribu orang pada Juli 2026 menjadi 23,32 ribu orang.

Penurunan serupa terjadi pada jumlah penumpang berangkat yang susut 6,61 persen, dari 25,17 ribu orang pada Juli 2026 menjadi 23,51 ribu orang pada Agustus 2026.

Baca Juga  Bapperida Gelar Lomba Inovasi Daerah 2026, Hadiah Total Rp130 Juta

Kondisi sebaliknya terjadi pada lalu lintas barang. Kargo yang dibongkar di berbagai bandara Kaltara pada Agustus 2026 melonjak hingga 572,10 ribu kilogram, atau naik 7,31 persen dibanding bulan sebelumnya. Bahkan, peningkatan kargo secara akumulatif sejak awal tahun sangat fantastis.

Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, membeberkan detail tren angkutan udara tersebut.

“Secara kumulatif, jumlah penumpang datang selama periode Januari-Agustus 2026 sebanyak 208,92 ribu orang atau turun 11,61 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 236,36 ribu orang,” ujar Mustaqim.

Baca Juga  Kebutuhan Beras Untuk Pekerja di KIPI Tembus 30 Ton Per Hari

Ia menambahkan bahwa di sisi lain lonjakan arus barang justru mencatatkan performa yang sangat luar biasa.

“Secara kumulatif, jumlah kargo yang dibongkar selama periode Januari-Agustus 2026 mencapai 4.551,16 ribu kg atau meningkat 85,29 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang hanya di angka 2.456,19 ribu kg,” tuturnya.

Penurunan arus mobilisasi orang ini sejalan dengan berkurangnya frekuensi penerbangan di Kaltara. BPS mencatat penerbangan datang pada Agustus 2026 turun 0,50 persen menjadi 593 penerbangan. Sementara penerbangan berangkat merosot 0,34 persen menjadi 588 penerbangan.

Baca Juga  TP-PKK Kaltara Bersama Ribuan Kader Bentuk Tiga Pilar Gerakan Nasional di Samarinda

Mustaqim juga memaparkan data kumulatif terkait penurunan frekuensi pesawat yang melayani wilayah Kaltara.

“Secara kumulatif, jumlah penerbangan datang selama periode Januari-Agustus 2026 tercatat mencapai 4.938 penerbangan atau turun 12,15 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai 5.621 penerbangan,” sebut Mustaqim. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer