Pembangunan Infrastruktur di Pedalaman dan Perbatasan Harus Terus Diakselerasi

redaksi

Kaltaraa1.comTANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dinilai perlu terus memacu pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman dan perbatasan. Demikian disampaikan Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, Rakhmat Sewa.

Dia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan sesuai kewenangan harus tetap diutamakan. Khususnya di daerah perbatasan Apau Kayan, Krayan, Bahau Hulu, Pujungan dan lainnya.

Baca Juga  Kaltara Cetak Sejarah: Saleh P. Khar Masuk Kepengurusan Pusat PESAWI, Atlet Rian Lolos ke SEA Games Thailand

“Pembangunan akses jalan di wilayah tersebut masih perlu dilakukan akselerasi atau percepatan,” kata Rakhmat Sewa baru baru ini.

Secara teknis, permintaan legislatif terkait hal tersebut sudah disampaikan secara resmi dalam sejumlah forum. Oleh sebab itu, dia berharap atensi ini harus bisa ditindaklanjuti secara optimal.

“Dalam pemandangan fraksi tentang raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2022 itu juga pernah saya sampaikan. Memang harus terus ditekankan,” paparnya.

Baca Juga  TP Posyandu, Pokja Bunda PAUD, dan Dekranasda Kabupaten Nunukan Resmi Dilantik untuk Masa Bakti 2025–2030

Pemprov Kaltara diminta tetap menjadikan pembangunan infrastruktur jalan di daerah perbatasan dan pedalaman menjadi prioritas utama setiap tahunnya. Sehingga aksesibilitas dari dan menuju wilayah pedalaman serta perbatasan bisa terbuka.

Namun demikian, Rakhmat memahami jika akselerasi pembangunan terganjal kapasitas fiskal pemerintah daerah. Berkenaan itu, dia berharap ada sinergi dan kolaborasi yang dibangun dengan pemerintah pusat.

Baca Juga  Gubernur Minta Packaging UMKM Dikemas Lebih Unik dan Rapi

“Pembangunan infrastruktur salah satunya bisa dipercepat melalui Dana Alokasi Khusus atau DAK, ini yang harus diperjuangkan,” pungkasnya. (advertorial)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer