Syarwani Ingatkan BPR Untuk Terus Beradaptasi

redaksi

Ads - After Post Image

Kaltaraa1.comTANJUNG SELOR – Bupati Bulungan, Syarwani, mengingatkan BPR Bulungan untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu pesat. Dinamika perkembangan menuntut BPR sebagai penyedia layanan jasa untuk terus beradaptasi agar bisa terus bersaing dan memenuhi kebutuhan pelanggan atau customer. Termasuk dalam bidang pengelolaan keuangan.
“Saya berharap produk BPR berupa e-Cash yang baru saja dilaunching semakin memudahkan masyarakat dalam perekonomian di era digital,” kata Syarwani belum lama ini.


Diterangkan, persaingan antar lembaga perbankan juga semakin ketat. Sehingga BPR harus melakukan peningkatan layanan, termasuk bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pelanggan mengakses layanan BPR baik secara offline maupun online


“Semoga PT BPR Bank Bulungan (Persero) dapat terus membawa manfaat bagi nasabah dan masyarakat luas dalam menghadapi tantangan yang akan datang. Menjadikan BPR ini semakin sukses dan unggul dalam pelayanan terutama di era digital banking,” ujarnya.


Direktur Utama PT BPR Bank Bulungan (Perseroda), Lenny Marlina, mengatakan, selain mengakomodir 7 kecamatan, pihaknya juga menyediakan berbagai produk layanan antara lain deposito, tabungan Bulungan Sejahtera, Sahabat Pelajar, Tabunganku dan Simapan, produk kredit seperti kredit modal kerja, investasi, konsumsi, pegawai PNS dan swasta, perangkat desa, Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) untuk pelaku UMKM, hingga layanan PPOB (Payment Online Point Bank) untuk membayar berbagai tagihan dan cash speak up tabungan harian.


“Misi BPR Bulungan yaitu fokus membantu peningkatan ekonomi masyarakat, pelayanan yang cepat, tepat dan efisien, meningkatkan nilai manfaat investasi bagi seluruh stakeholder, meningkatkan perekonomian Kabupaten Bulungan,” ujarnya.


Sebagaimana diketahui berdirinya BPR Bulungan diawali keinginan Pemkab Bulungan untuk mengembangkan UMKM dengan modal dasar sebesar Rp10 miliar dan grand opening dilaksanakan pada 10 Oktober 2012 setelah terbitnya izin dari Bank Indonesia.(ag)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Tinggalkan komentar