Prediksi Logistik Bantuan Bencana Tiba di Kaltara Paling Lambat Maret

redaksi

Kaltaraa1.com,TANJUNG SELOR- Ketersediaan logistik untuk kebutuhan kebencanaan masyarakat Kalimantan Utara telah diajukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Sosial (Dinsos) kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia. Pengajuan logistik ini dilakukan secepat mungkin dikarenakan estimasi pengiriman logistik yang diperkirakan akan tiba di Kaltara pada Maret 2025 mendatang.

Penyuluh sosial ahli muda bidang Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kaltara, Safaruddin mengatakan bahwa kebutuhan logistik kebencanaan bagi masyarakat Kaltara sangatlah penting. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya panic attack oleh Pemprov Kaltara saat terjadi musibah.

Untuk itu, penyaluran logistik ke lima kabupaten kota, lanjut Safaruddin telah dilakukan hampir secara keseluruhan, kecuali Kabupaten Bulungan. Namun, saat ini Pemerintah Kabupaten Bulungan telah melakukan permohonan stok logistik.

Baca Juga  Pol-PP Kaltara Matangkan Persiapan Sosialisasi Aplikasi SIMLINMAS Kemendagri

“Kalau untuk distribusi ke 5 kabupaten kota semua sudah dilakukan, kecuali Bulungan. Tapi mereka sudah minta, tinggal mengambil ke gudang provinsi saja karena mereka (Bulungan) dekat. Jadi persentase logistiknya sudah 90 persen,” katanya.

Sebab, lanjut Sararuddin dalam hal ini Dinsos Kaltara selalu mengharapkan agar logistik kebencanaan dari pihaknya dapat senantiasa tersedia bagi masyarakat Kaltara yang terletak dilima kabupaten kota yakni Tarakan, Bulungan, Nunukan, Tana Tidung dan Malinau.

Baca Juga  PC GP Ansor Bulungan Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

“Kalau dari Dinsos Kaltara ini harapannya logistik harus senantiasa tersedia, karena target kita pada semester awal 2025 sudah masuk logistik, antara Februari atau Maret,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan Safaruddin, pihaknya yakin bahwa akan ketersediaan logistik diakhir tahun ialah karena Pemerintah Pusat biasanya telah melakukan pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) lebih dulu, sehingga pengadaan logistik dari pusat bisa lebih dulu dilakukan. Tak hanya itu, belajar dari tahun-tahun sebelumnya, lanjut Safaruddin pengadaan logistik di Kaltara akan tiba pada Februari dan paling lambat Maret.

Baca Juga  Pengukuhan DPD II KNPI Nunukan 2025–2028: Semangat Baru Pemuda sebagai Agen Perubahan di Perbatasan

“Pengesahan RAPBN itu kan biasanya lebih duluan, karena pengadaaan duluan. Tapi belajar dari tahun sebelumnya, biasanya pengadaannya itu Februari atau Maret sudah masuk logistik kita (Dinsos Kaltara), karena permohonannya itu sudah masuk,” jelasnya.

Safaruddin mengatakan bahwa permohonan pengadaan logistik dari Pemprov Kaltara kepada pusat sudah dilakukan, sehingga distribusi logistik nantinya akan bergantung pada pemerintah pusat. Hanya saja, lanjutnya pihaknya telah meminta pengiriman logistik berupa barang kebutuhan sandang seperti selimut, makanan siap saji dan peralatan dapur keluarga (DPK) serta kebutuhan logistik kebencanaan lainnya.(Adv/Erc)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer