Kaltara A1. Com, TANA TIDUNG – Warga Desa Tanah Merah, RT 06, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, digegerkan dengan penemuan sebuah granat nanas pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Granat tersebut ditemukan oleh seorang warga bernama Kaspa saat sedang menggali tanah di belakang rumahnya. Awalnya, benda tersebut dikira besi biasa, namun setelah diperhatikan lebih dekat, bentuknya menyerupai granat aktif sehingga warga segera melaporkan ke pihak berwajib.
Petugas dari Polsek Tana Lia langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Hingga saat ini, granat nanas tersebut telah diamankan dan sedang dalam penanganan pihak kepolisian guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, wilayah Tana Lia pada masa lalu diduga pernah menjadi lokasi penyimpanan amunisi cadangan saat terjadinya Konfrontasi Indonesia–Malaysia 1962–1966. Konflik yang dikenal dengan istilah “Ganyang Malaysia” itu merupakan periode ketegangan antara Indonesia dan Malaysia yang terjadi pada era pemerintahan Presiden Soekarno.
Sejumlah saksi menyebutkan, tidak menutup kemungkinan masih terdapat sisa-sisa amunisi atau perlengkapan militer yang tertimbun di dalam tanah sejak masa konflik tersebut. Penemuan ini pun menjadi pengingat bahwa wilayah Kalimantan Utara, khususnya daerah perbatasan, memiliki catatan sejarah militer yang cukup kuat.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan bahan peledak atau peninggalan perang, serta tidak mencoba memindahkan atau menyentuhnya secara langsung.





