Kaltara A1. Com, TARAKAN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara memastikan pelaksanaan Turnamen Open Bulutangkis Kalimantan Utara 2026 yang akan berlangsung pada 20–23 Mei mendatang telah memasuki tahap akhir persiapan. Tingginya jumlah peserta yang mendaftar menjadi indikator besarnya antusiasme masyarakat terhadap ajang olahraga bergengsi tersebut.
Kepala Dispora Kaltara, Saiful Bachry, S.E., mengatakan ratusan atlet dipastikan ambil bagian dalam turnamen yang akan mempertemukan para pebulutangkis terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Menurutnya, seluruh unsur pelaksana telah bekerja maksimal untuk memastikan kejuaraan berlangsung lancar dan sesuai dengan standar pertandingan yang telah ditetapkan.
“Peserta sudah terdaftar cukup banyak, ada ratusan atlet yang akan ikut bertanding,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Saiful menilai kesiapan penyelenggaraan turnamen sejauh ini berada pada kondisi yang sangat baik. Koordinasi antara panitia pelaksana, perangkat pertandingan, serta tim wasit terus dilakukan secara intensif guna memastikan seluruh aspek teknis berjalan sesuai rencana.
Sebagai instansi pembina olahraga di daerah, Dispora Kaltara turut melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan persiapan, mulai dari kesiapan arena pertandingan hingga perangkat pendukung lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi kendala yang berpotensi mengganggu jalannya kompetisi.
“Untuk kesiapannya cukup siap. Laporan dari panitia dan tim wasit di lapangan sejauh ini juga menunjukkan perkembangan yang baik,” katanya.
Lebih dari sekadar memastikan kesiapan teknis, Dispora Kaltara juga menaruh perhatian besar terhadap penerapan nilai-nilai sportivitas dan profesionalitas selama turnamen berlangsung. Saiful menegaskan bahwa dunia olahraga harus terbebas dari kepentingan di luar pertandingan dan menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh peserta.
Menurutnya, setiap atlet harus bertanding dengan semangat kompetitif yang sehat tanpa memandang latar belakang maupun kekuatan lawan yang dihadapi.
“Dunia olahraga tidak bicara sisi politis dan tidak bicara sisi suka atau tidak suka. Semua harus menjunjung tinggi profesionalitas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar tidak meremehkan lawan dalam kondisi apa pun. Dalam dunia olahraga, kata dia, setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri dan hasil akhir kerap ditentukan oleh kesiapan serta mental bertanding para atlet.
“Siapapun lawanmu, jangan pernah dianggap remeh,” pesannya.
Untuk menjaga integritas kompetisi, Dispora Kaltara memastikan akan melakukan pengawasan selama turnamen berlangsung. Jika ditemukan tindakan yang bertentangan dengan prinsip sportivitas atau merugikan jalannya pertandingan, pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas melalui koordinasi dengan panitia pelaksana.
“Kalau ada hal-hal yang tidak sportif, kami dari internal Dispora tentu akan melakukan intervensi agar pertandingan tetap berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
Melalui turnamen ini, Dispora Kaltara berharap tidak hanya lahir atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, tetapi juga tercipta budaya olahraga yang menjunjung tinggi fair play, disiplin, dan profesionalitas. Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan olahraga sekaligus memperkuat semangat kompetisi yang sehat di Kalimantan Utara.
“Kita bicara tentang sportivitas dan profesionalitas. Itu yang harus menjadi ruh dalam setiap pertandingan,” pungkas Saiful. (*)





