Gait Dana Pusat Rp25 Miliar, Pemkab Tana Tidung Pacu Pengembangan Irigasi Hingga Siapkan Proyek Strategis 2027

redaksi

Kaltara a1. com, TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung sukses mengamankan alokasi anggaran dari pemerintah pusat sebesar kurang lebih Rp25 miliar untuk mengakselerasi pengembangan serta rehabilitasi jaringan irigasi di sejumlah kawasan potensi pertanian.

Dukungan pembiayaan bernilai fantastis ini berhasil didapatkan setelah Pemkab Tana Tidung secara aktif melayangkan usulan program melalui Sistem Informasi Pengusulan Rehabilitasi Irigasi (SIPURI).

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRKP Tana Tidung, Nur Huda, menyampaikan bahwa raihan anggaran pusat ini menjadi angin segar sekaligus strategi jitu daerah dalam memperkuat infrastruktur pengairan di tengah ketatnya efisiensi fiskal.

Baca Juga  Sikapi Dinamika Nasional, Satpol-PP Kaltara Perketat Pengamanan Kantor Pemerintah dan Serukan Masyarakat Tetap Tenang

“Alhamdulillah, tahun ini kita sudah mengusulkan melalui aplikasi SIPURI dan mendapatkan alokasi kurang lebih Rp25 miliar,” ungkap Nur Huda.

Kucuran dana pusat tersebut dipetakan secara proporsional di tiga lokasi strategis, yaitu alokasi sekitar Rp5 miliar untuk kawasan Tideng Pale Seberang, Rp10 miliar di Tanah Merah, serta Rp9 miliar dialokasikan untuk wilayah Sedulun.

Seluruh tahapan usulan sebelumnya telah melewati proses verifikasi ketat oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor sebelum direkomendasikan ke Kementerian terkait. Pelaksanaan fisik di lapangan kini tinggal menunggu penuntasan proses tender di BWS, dengan target penandatanganan kontrak pada akhir Agustus.

Baca Juga  FLS3N SMP Nunukan 2025, Ajang Seni yang Satukan Bakat, Semangat, dan Persaudaraan

“Mekanismenya dikerjakan langsung oleh pusat melalui BWS, jadi nanti pemerintah daerah menerima produk akhirnya dalam bentuk jaringan irigasi yang siap dimanfaatkan petani,” terangnya.

Tak berhenti pada program tahun berjalan, Dinas PUPRKP Tana Tidung juga mulai tancap gas menyiapkan peta jalan pengembangan irigasi untuk tahun anggaran 2027. Salah satu fokus utamanya adalah kawasan Tengku Dacing yang memiliki potensi hamparan lahan pertanian melampaui 50 hektare.

Baca Juga  Antisipasi Resiko Cedera Atlit, Dispora Kaltara Tingkatkan Kapasitas Pelatih Cabor dan Inorga

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Tana Tidung telah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai pijakan perencanaan teknis pembangunan jaringan di Tengku Dacing agar siap diajukan kembali lewat SIPURI pada 2027 mendatang. Selain itu, pengerjaan konstruksi permanen berupa saluran pasangan batu juga disiapkan untuk memperkuat saluran primer di Desa Safari.

Langkah ini mempertegas komitmen Pemkab Tana Tidung dalam membangun sistem irigasi secara terstruktur dan berkelanjutan—mulai dari normalisasi saluran penghubung hingga pembangunan jaringan utama demi menopang ketahanan pangan daerah.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer