Oktober nanti ! Malinau Gali Potensi Budaya Lokal untuk Semarakkan Irau

redaksi

Kaltara a1. Com, MALINAU – ​Pemerintah Kabupaten Malinau mulai mematangkan konsep pelaksanaan Irau ke-12 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau. Persiapan awal ini dibahas secara intensif melalui rapat koordinasi antarperangkat daerah di Ruang Rapat Intulun, Kantor Bupati Malinau. Perayaan tahun ini dirancang berbeda karena menaruh perhatian penuh pada penguatan akar tradisi masyarakat.

​Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, menegaskan bahwa perayaan Irau ke-12 difokuskan untuk menggali potensi serta kebudayaan lokal secara mendalam. Pendekatan ini diambil agar perayaan tidak sekadar menjadi panggung hiburan tahunan semata. Pemerintah daerah berupaya keras mengembalikan esensi festival sebagai identitas utama dan napas perayaan daerah.

Baca Juga  Antusiasme Murid Kelas 1 SDN 001 Nusa Dapat Makanan Bergizi Gratis

“​Sejak Kabupaten Malinau masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), pelaksanaan Irau resmi diarahkan menjadi agenda tahunan dari yang sebelumnya dua tahun sekali. Perubahan status ini menuntut penyesuaian konsep serta durasi penyelenggaraan secara matang. Rangkaian perayaan nantinya diproyeksikan berlangsung paling lama selama tujuh hari dengan agenda yang padat dan terstruktur,” kata Ernes.

​Alokasi ruang yang lebih besar disiapkan khusus untuk menampilkan berbagai kreativitas dan keahlian warga lokal. Pemerintah daerah merencana penyesuaian berbagai atraksi, seperti permainan rakyat melalui Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) serta pertunjukan seni. Kehadiran musisi dan band lokal juga dipastikan mendominasi panggung hiburan untuk menyemarakkan suasana.

Baca Juga  Kadis Pora Hadiri Pelantikan IPSI Kaltara, Tekankan Sinergi untuk Majukan Pencak Silat sebagai Warisan Bangsa

“​Keterlibatan aktif generasi muda dan kalangan pelajar menjadi perhatian mendasar dalam penyelenggaraan kali ini. Sekda Ernes Silvanus berharap anak-anak muda tidak sekadar menjadi penonton seremonial, melainkan ikut mengenali dan bangga atas warisan leluhurnya. Penanaman nilai budaya sejak dini dinilai amat krusial agar keberagaman tradisi Malinau terus lestari,” tambahnya.

​Salah satu agenda utama yang paling diantisipasi masyarakat adalah pelaksanaan karnaval budaya pada 24 Oktober 2026 mendatang. Pawai besar ini dirancang untuk memfasilitasi partisipasi seluruh elemen masyarakat dari berbagai latar belakang suku. Karnaval ini diharapkan menjadi wadah pemersatu sekaligus ajang unjuk keberagaman budaya yang hidup selaras di Kabupaten Malinau.

Baca Juga  MUI Kaltara Gelar Istighosah Kubro dan Do’a Untuk Indonesia Damai Jelang Bulan Suci Ramadhan

​Menjelang puncak perayaan HUT Kabupaten Malinau pada 26 Oktober, koordinasi lintas sektor akan terus ditingkatkan demi mematangkan teknis lapangan. Pemerintah Kabupaten Malinau optimistis bahwa pelaksanaan Irau ke-12 mampu menggerakkan ekonomi warga lokal sekaligus memperkuat posisi budaya sebagai daya tarik utama daerah.(*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer