Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – DPRD Bulungan mendorong Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mengoptimalkan berbagai potensi daerah sebagai sumber pendapatan. Namun, langkah tersebut diharapkan tetap dilakukan secara terukur dengan memperhatikan kondisi masyarakat dan dunia usaha.
Anggota DPRD Bulungan, Hj. Shanti Lusiana mengatakan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp234,37 miliar menjadi Rp244,41 miliar menunjukkan potensi daerah masih dapat dikembangkan.
“Kami mengapresiasi upaya optimalisasi potensi daerah yang berhasil menaikkan PAD dari Rp234,37 miliar menjadi Rp244,41 miliar,” kata Shanti kepada Radar Kaltara, Selasa (22/9).
Menurutnya, penguatan PAD harus dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah perlu memastikan setiap potensi pendapatan dikelola secara efektif tanpa menimbulkan beban yang berlebihan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Shanti menilai, peningkatan PAD seharusnya berjalan seiring dengan terciptanya iklim ekonomi yang sehat. Dengan demikian, penguatan pendapatan daerah tidak hanya meningkatkan kapasitas fiskal, tetapi juga tetap menjaga aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.
Ia berharap pemerintah daerah dapat terus melakukan pemetaan serta pengembangan sumber-sumber pendapatan yang potensial dengan pendekatan yang terukur.
“Optimalisasi potensi daerah perlu terus dilakukan agar peningkatan PAD dapat berkelanjutan dan semakin memperkuat kemampuan fiskal Bulungan,” pungkasnya.
Menurutnya, keberlanjutan peningkatan PAD akan semakin memberikan manfaat apabila dibarengi tata kelola pendapatan yang efektif, transparan dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.





