Lampu Navigasi Laut Tarakan Rusak Dihantam Kapal, Keselamatan Pelayaran Terancam

redaksi

​Kaltara a1. Com, TARAKAN – Keselamatan aktivitas pelayaran kapal di perairan Tarakan kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Sejumlah Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) atau rambu suar penanda alur yang berfungsi mengarahkan kapal rusak parah akibat kerap dihantam oleh kapal-kapal yang melintas di kawasan tersebut.

​Petugas Navigasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan, Hendra, mengonfirmasi bahwa penanda alur pelayaran utama di perairan laut Tarakan hancur karena tertabrak armada laut besar.
​”Kondisi rambu suar navigasi di beberapa titik vital saat ini rusak berat setelah dihantam kapal tongkang yang melintas malam hari,” kata Hendra saat dimintai keterangan mengenai situasi perairan setempat.

Baca Juga  DPRD Kaltara Akan Analisa Penyebab Nominal Silpa 2023

​Ia menambahkan, hilangnya fungsi rambu navigasi ini meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan laut, terutama pada navigasi malam hari dan saat cuaca buruk.
​”Kerusakan penanda alur ini sangat membahayakan keselamatan pelayaran karena nahkoda kehilangan acuan jalur aman saat melintas,” ujar Hendra.

​Menanggapi situasi tersebut, pihak KSOP bersama otoritas perairan setempat bertindak cepat dengan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan lokasi dan berkoordinasi dalam proses perbaikan serta penyelidikan armada kapal penabrak.

Baca Juga  Sekda Bulungan : NGO Jadi Mitra Strategis Daerah

​”Kami sudah menerjunkan tim teknis ke lokasi untuk mengidentifikasi kerusakan sekaligus memproses pertanggungjawaban dari pemilik kapal,” tegas Hendra.
​Hingga saat ini, para nahkoda dan nelayan lokal diimbau untuk lebih waspada dan memperlambat laju kapal saat melintasi alur yang navigasinya belum terpasang sempurna. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer