Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR — Sebanyak 712 pegiat olahraga tradisional dari 10 kecamatan se-Kabupaten Bulungan memadati Kampus Universitas Kaltara (Unikal) untuk berlaga dalam perhelatan Tenguyun Fest 2026 yang berlangsung pada 17 hingga 20 September 2026.
Ajang kompetisi dan pelestarian olahraga rekreasi masyarakat ini digelar sebagai pembuka sekaligus pemanasan menuju puncak peringatan Hari Jadi ke-236 Kota Tanjung Selor dan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Bulungan.
Festival ini resmi dibuka oleh Bupati Bulungan, Syarwani, yang didampingi Wakil Bupati Kilat serta Sekretaris Daerah Risdianto pada Kamis malam (17/9). Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, civitas akademika Unikal, pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Bulungan, serta ratusan atlet tradisional.
Dalam sambutannya, Bupati Bulungan memberikan apresiasi tinggi kepada KORMI Bulungan yang berkolaborasi dengan Unikal dan berbagai pihak dalam menyelenggarakan acara tersebut.
”Apresiasi luar biasa kami sampaikan kepada KORMI Bulungan yang mampu mengonsolidasikan organisasi ini hingga ke 10 kecamatan,” kata Bupati Bulungan.
”Kehadiran para pegiat malam ini adalah bukti nyata kekuatan kebersamaan kita untuk mengolahragakan masyarakat dan melestarikan warisan leluhur,” ujar Syarwani.
Lebih lanjut, Syarwani menegaskan bahwa olahraga rekreasi memiliki peran strategis dalam menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga. Berbagai permainan tradisional yang dilestarikan ini dipandang sebagai kekayaan budaya yang harus terus diwariskan.
”Semangat gotong royong atau Tenguyun harus terus kita jaga sebagai fondasi dalam membangun daerah,” pungkasnya.
Adapun peringatan Hari Jadi Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan tahun ini mengusung tema
“Melestarikan Budaya, Mantapkan Potensi Unggulan dan Bulungan Berkelanjutan”.
Melalui festival ini, pemerintah daerah berharap nilai-nilai kebudayaan dan kebersamaan di Bulungan dapat terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat. (*/Hai)





