Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR — Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri turun langsung ke Kabupaten Bulungan untuk mengkaji strategi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Kajian ini berfokus pada penguatan edukasi, pemanfaatan teknologi, serta kemitraan dengan masyarakat.
Ps. Kabag SDM Polresta Bulungan AKP Muhammad Imran Tawainella menegaskan bahwa penanganan keselamatan lalu lintas di jalan raya tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan tindakan represif atau penegakan hukum semata.
“Upaya mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar membutuhkan lebih dari sekadar penegakan aturan,” tegas Imran.
Penelitian ini dipimpin oleh Kombes Pol Saefudin Mohammad bersama tim Puslitbang Polri. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya melibatkan jajaran internal kepolisian—seperti Satlantas, Satbinmas, Sat Samapta, dan Siehumas—tetapi juga merangkul berbagai pemangku kepentingan eksternal. Pihak eksternal yang dilibatkan meliputi Dinas PU-PR Bulungan, Disdikbud Bulungan, KNPI, perwakilan mahasiswa, LBH Kaltara, Jasa Raharja, organisasi masyarakat, pengemudi ojek daring, hingga Organda.
Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) serta wawancara mendalam guna mendengarkan persepsi dan aspirasi masyarakat secara langsung.
“Keterlibatan berbagai pihak penting untuk menghimpun masukan dan melihat persoalan keselamatan lalu lintas dari berbagai sudut pandang,” ujar Imran.
Menurutnya, faktor pendukung keselamatan berlalu lintas dipengaruhi banyak variabel, mulai dari kualitas infrastruktur jalan, penyampaian edukasi yang mudah dicerna, pelayanan kepolisian yang responsif, hingga koordinasi yang solid antarlembaga.
Imran juga mengingatkan bahwa keselamatan berkendara pada hakikatnya merupakan tanggung jawab moral bersama demi menjaga keselamatan jiwa.
“Keselamatan di jalan raya bukan hanya soal menaati peraturan, melainkan juga tentang melindungi nyawa, menghargai sesama pengguna jalan, dan memastikan setiap orang dapat sampai ke tujuan dengan aman,” pungkasnya.
Hasil kajian riset ini nantinya akan menjadi dasar evaluasi dan formulasi kebijakan keselamatan lalu lintas agar lebih tepat sasaran di kawasan Bulungan dan sekitarnya. (*/Hai)





