Penyaluran Beras Tanpa Pungutan Biaya, Wujud Nyata Perisai Pemerintah Melindungi Warga

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR -​Kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi masyarakat yang berada dalam cengkeraman kerentanan ekonomi merupakan tolok ukur utama keberhasilan pelayanan publik di suatu daerah. Tanpa adanya jaminan ketersediaan kebutuhan pokok yang merata, risiko ketimpangan sosial dan kerawanan pangan akan terus menjadi bayangan yang mengancam stabilitas kehidupan masyarakat di akar rumput.

​Sebagai wujud konkret kehadiran negara dalam memberikan perlindungan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyalurkan bantuan beras cadangan pangan kepada keluarga penerima manfaat di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan. Sebanyak 1,27 ton beras kemasan digelontorkan bagi 127 kepala keluarga, di mana setiap keluarga mendapatkan alokasi gratis sebesar 10 kilogram untuk memperkuat ketahanan pangan domestik mereka.

Baca Juga  Deteksi Dini Jadi Kunci, Peran Sistem Peringatan SKPG Selamatkan Wilayah Rentan Pangan di Kaltara

​Terkait pelaksanaan program pengamanan sosial ini, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., menegaskan bahwa seluruh rangkaian bantuan disalurkan tanpa ada beban biaya apa pun bagi masyarakat.
​”Saya ingin menegaskan, bahwa bantuan ini adalah bantuan tanpa dipungut biaya apa pun,” tegas Kepala DPKP Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P.

Baca Juga  Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Siap Cari Solusi Rumah Singgah

​Ia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran aparatur di tingkat lokal agar mengawasi proses distribusi secara ketat demi menjaga integritas penyaluran.
​”Saya minta kepada Camat, Kepala Desa, dan seluruh aparat untuk mengawal distribusinya dengan jujur, adil, dan transparan,” lanjut Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P.

​Sebagai pesan penutup, ia berpesan agar bantuan beras tersebut dikelola secara optimal demi mencukupi kebutuhan harian rumah tangga yang paling membutuhkan.
​”Pastikan tepat sasaran kepada masyarakat penerima bantuan, mereka yang paling membutuhkan,” pungkas Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P.

Baca Juga  Mentan RI Dorong Percepatan Tanam dan Swasembada Pangan 2025 di Kaltara

​Melalui penyaluran yang bersih dan tepat sasaran ini, pemerintah berharap beban ekonomi masyarakat rentan dapat teringankan sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah secara berkelanjutan.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer