DPD KNPI Bulungan Kecam Keras Dugaan Pengeroyokan oleh Dua Oknum DPRD Bulungan

redaksi

Kataraa1. Com, Bulungan — Gelombang kecaman mengalir deras setelah beredarnya informasi mengenai dugaan pengeroyokan yang melibatkan dua oknum anggota DPRD Kabupaten Bulungan. Insiden ini memicu kekecewaan mendalam dan kemarahan publik, mengingat tindakan kekerasan—dalam bentuk apa pun—tidak dapat dibenarkan, terlebih jika dilakukan oleh figur publik yang seharusnya memberi teladan bagi masyarakat.

Baca Juga  Musdalifah Syafirah J. Harumkan Nama SMKN 1 Tarakan di Ajang O2SN 2025, Siap Melaju ke Tingkat Nasional

Dalam pernyataan resminya, DPD KNPI Bulungan menyampaikan sorotan tajam terhadap perilaku yang dinilai mencoreng marwah lembaga dan kepercayaan masyarakat. Mereka meminta agar aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan objektif serta transparan.

“Kami mengecam keras tindakan pengeroyokan ini dan meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Ketua DPD KNPI Bulungan dalam rilis resminya.

Baca Juga  Kawal Pengelolaan APBD 2025, Pemprov Kaltara Gelar Rakor Bersama KPK

KNPI juga mendesak agar pihak DPRD Kabupaten Bulungan tidak tinggal diam, melainkan mengambil langkah tegas sesuai mekanisme etik internal terhadap oknum yang disebut-sebut terlibat dalam insiden tersebut.

Lebih lanjut, DPD KNPI Bulungan turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh beredarnya informasi ini. Mereka menekankan pentingnya menunggu hasil penyelidikan resmi sembari meminta aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga stabilitas ketertiban di wilayah Bulungan.

Baca Juga  Gubernur Kaltara Hadiri Rakor Gubernur Penghasil SDA Bahas Penguatan Fiskal Daerah

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, dan masyarakat menantikan langkah konkret dari penegak hukum serta DPRD guna memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer