Kaltara A1. Com, T ANJUNG SELOR — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara tengah melakukan peninjauan dan kajian mendalam terkait alokasi anggaran hibah untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara 2026.
Langkah ini diambil guna memastikan proyeksi pendanaan mampu mengakomodasi seluruh rangkaian kebutuhan teknis kompetisi. Berdasarkan estimasi awal, nilai dana hibah yang diwacanakan untuk disalurkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara berada di kisaran Rp1 Miliar. Kendati demikian, otoritas pemprov menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat dinamis dan berpotensi mengalami penyesuaian seiring besarnya skala operasional perhelatan olahraga multi-event tersebut.
Kepala Bidang Olahraga Dispora Kaltara, M. Husni, mengonfirmasi pihaknya telah menjadwalkan agenda audiensi formal bersama jajaran pengurus KONI Kaltara. Pertemuan tersebut diagendakan khusus untuk membedah kalkulasi anggaran operasional secara riil guna menilai kelayakan batas minimum pagu yang diwacanakan saat ini. Dalam tata kelola pelaksanaan, Husni menjabarkan adanya pembagian fungsi tata kerja yang tegas antarinstansi.
Dispora Kaltara memegang kendali atas fungsi pengawasan (monitoring) serta fasilitasi penyediaan pos anggaran belanja. Sementara itu, tanggung jawab manajemen teknis, operasional kompetisi, dan akuntabilitas administrasi sepenuhnya berada di bawah wewenang pelaksana KONI Kaltara. Pasca-audiensi pembahasan anggaran rampung, tim gabungan Dispora dan KONI Kaltara dijadwalkan bertolak ke Kabupaten Malinau selaku tuan rumah resmi.
Kunjungan lapangan tersebut difokuskan untuk melakukan verifikasi faktual terhadap kesiapan infrastruktur tanding (venue) sekaligus meninjau instrumen administrasi pendukung demi menjamin kesuksesan gelaran Porprov II Kaltara 2026.





