Kaltara a1. Com, BULUNGAN – Tim SAR gabungan mengerahkan tim penyelam dan penyisiran air untuk mencari keberadaan seorang balita berusia 5 tahun yang dilaporkan hilang secara misterius di sekitar Dermaga Pusat Kegiatan Masyarakat Terpadu (PKMT) Bulungan, Kalimantan Utara. Korban diduga kuat terperosok dan tenggelam ke sungai setelah nekat keluar rumah sendirian saat kondisi lingkungan masih gelap gulita pada Rabu dini hari.
Peristiwa memilukan tersebut langsung memicu respons cepat dari petugas penyelematan begitu pihak keluarga menyadari sang anak tak lagi berada di dalam kamarnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) menegaskan bahwa fokus utama petugas saat ini adalah melakukan penyisiran radius sungai di sekitar titik awal hilangnya korban.
”Kami mengerahkan tim rescue beserta peralatan SAR air lengkap untuk melakukan penyisiran dan penyelamatan di sekitar titik perkiraan LKP (Last Known Position) korban,” kata Kepala Kantor SAR.
Proses pencarian di lapangan menghadapi tantangan tersendiri mengingat arus air sungai yang cukup deras serta jarak pandang di dalam air yang terbatas.
”Kondisi arus sungai dan jarak pandang di lokasi menjadi kendala utama pencarian, namun tim gabungan terus berupaya maksimal melakukan penyisiran menyisir area permukaan hingga dasar sungai,” ujar Komandan Tim Lapangan Pencarian.
Sementara itu, pihak keluarga dan warga sekitar tak mampu menyembunyikan rasa cemas mereka sembari terus mendampingi proses pencarian yang dilakukan oleh petugas di sekitar dermaga.
”Kami baru sadar anak kami tidak ada di tempat tidurnya saat subuh, dan setelah dicari ke luar ternyata jejaknya mengarah ke area dermaga,” ucap salah satu perwakilan keluarga korban sembari berharap buah hatinya dapat segera ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat masih terus bersiaga dan melakukan pencarian intensif di sepanjang perairan Dermaga PKMT Bulungan. (*/Hai)





