Damkar Malinau Bebaskan Tangan Monyet Peliharaan yang Terlilit 2 Bulan

redaksi

Kaltara a1. Com, MALINAU — Tim Rescue Posko Induk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau berhasil menyelamatkan seekor monyet peliharaan warga yang menderita luka parah akibat terlilit ikat rambut di bagian tangan kanannya, Rabu (3/9/2026). Evakuasi dramatis ini berlangsung di area dapur rumah warga di RT 02 Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara.

​Petugas bergerak cepat setelah menerima panggilan darurat dari pemilik monyet sekitar pukul 11.20 WITA. Tanpa mengulur waktu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa perlengkapan khusus guna membebaskan primata tersebut.

Baca Juga  Plt Sekda bersama Ketua TP PKK Nunukan Hadiri Pentas Seni dan Pelepasan TK Pembina Nusa Angkatan XIX

​Pemilik monyet, Samsul, mengaku sudah berusaha memperhatikan kondisi hewan peliharaannya, namun penanganan medis atau pelepasan tali sulit dilakukan sendiri tanpa keahlian khusus.

​”Lilitan karet itu sebenarnya sudah menjepit tangan monyet saya hampir dua bulan dan kondisinya makin parah hingga memicu luka,” ujar Samsul saat ditemui di lokasi kejadian.

​Setibanya di lokasi, petugas melakukan penanganan secara hati-hati agar monyet yang sedang kesakitan dan tertekan tersebut tidak memberontak atau melukai personel. Proses pemotongan ikat rambut dilakukan secara terukur menggunakan peralatan presisi. Dalam waktu 30 menit, Tangan kanan monyet tersebut akhirnya berhasil dibebaskan.

Baca Juga  Bupati Nunukan Launching Program MBG di Sebatik Utara

​Samsul mengungkapkan rasa lega dan apresiasinya atas respons cepat petugas penyelamat yang langsung datang ke rumahnya.

​”Saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena petugas Damkar merespons laporan kami dengan sangat cepat dan hati-hati,” kata Samsul.

​Ia juga menambahkan bahwa pelayanan darurat ini benar-benar membantu warga tanpa memungut biaya sepeser pun.

Baca Juga  Fraksi DPRD Setujui Pembahasan Raperda RTRW Kaltara 2025-2044, Achmad Djufrie Tekankan Ini

​”Penanganannya sangat profesional, aman, dan yang paling penting semua layanan evakuasi ini gratis tanpa dipungut biaya,” tutur Samsul.

​Usai penanganan pada pukul 11.50 WITA, petugas memastikan kondisi monyet serta area sekitar dapur rumah warga dalam keadaan aman dan kondusif sebelum kembali ke Posko Induk. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer