Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR — Kesiapsiagaan penuh ditunjukkan Unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara dalam menghadapi potensi ancaman keamanan di wilayah Kalimantan Utara. Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan (Lakatpuan) yang digelar di Halaman Barak Dalmas Ditsamapta Polda Kaltara, Kamis (8/10), pasukan satwa pelacak dan pawangnya mengasah ketajaman penciuman mulai dari melacak jejak pelaku kejahatan hingga mendeteksi keberadaan bahan peledak berbahaya.
Dalam simulasi tersebut, K9 Jappi memamerkan keahlian pelacakan umum dengan menyusuri jejak aroma yang ditentukan hingga menemukan titik sasaran. Sementara itu, K9 Api diperjunkan khusus memperagakan kemampuan penyisiran terstruktur pada area dan objek tertentu guna memetakan serta mendeteksi indikasi ancaman bahan peledak.
Direktur Samapta Polda Kaltara, Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya, menegaskan pentingnya latihan rutin ini guna memastikan keandalan unit satwa dan personel pawang saat situasi darurat terjadi.
“Kemampuan unit K9 sangat dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian, terutama dalam kegiatan pencarian, pelacakan hingga deteksi terhadap potensi ancaman,” ujar Andreas.
Selain melatih ketajaman satwa, latihan ini juga menekankan pada sinergi dan kecakapan pawang dalam mengendalikan gerakan serta membaca setiap gestur maupun respons yang ditunjukkan oleh satwa K9.
“Pawang harus mampu mengendalikan dan membaca respons K9 sehingga kemampuan yang dimiliki dapat dioptimalkan dalam setiap pelaksanaan tugas,” jelasnya.
Andreas menambahkan bahwa respons cepat dan profesionalisme menjadi kunci utama agar kehadiran Unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara mampu memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
“Yang paling utama adalah kesiapsiagaan. Kita ingin unit K9 Ditsamapta Polda Kaltara selalu dalam kondisi siap, terlatih dan profesional ketika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung tugas kepolisian dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Andreas. (*/Hai)





