Mengulas 15 Program Prioritas Syarwani – Ingkong Ala

redaksi

Ads - After Post Image

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan di bawah kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Syarwani – Ingkong Ala, memiliki 15 program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021 – 2026.
Kelima belas program prioritas ini disebut meliputi berbagai bidang pembangunan. Mulai dari bidang pertanian, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Berdasarkan informasi yang media himpun, diketahui belasan program prioritas ini terdiri dari program Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Mandau Tani). Mandau Tani adalah program pembangunan pertanian dalam arti luas yang dilakukan dengan mekanisme integrasi pembangunan pertanian dari hulu atau produksi sampai ke hilir atau pemasaran dan penjualan produk. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha di bidang pertanian.
Selanjutnya, ada Satu Desa Satu Produk yang merupakan program pengembangan produk unggulan desa dengan tujuan meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Kemudian, ada program Jaminan Hasil Produksi Pertanian yang memberi perlindungan bagi petani dengan memastikan pangsa pasar hasil produksi.
Sementara itu, ada Beasiswa Vokasi Berbasis Potensi Wilayah sebagai program pemberian beasiswa bagi siswa untuk mengikuti pendidikan vokasi sesuai dengan potensi wilayah mereka tinggal.
Syarwani dan Ingkong Ala juga merancang program Mandiri dan Terampil Bulungan Berdaulat (Mantera). Program ini berisi peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat Kabupaten Bulungan.
Sementara itu, ada Benuanta Religi yang merupakan program pengembangan keagamaan, khususnya pada sektor pendidikan nonformal. Tujuannya untuk mewujudkan masyarakat yang religius guna menciptakan sumber daya manusia berkarakter dan berdaya saing.
Lebih jauh, ada program Mantap Pelayanan Dasar yang berisi peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat. Lalu, Program Desa Pintar Desa Digital yang berisi pengembangan desa untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selanjutnya, ada Program Bulungan Reaksi Cepat yang berisi skema penanganan bencana dan permasalahan sosial. Tujuannya untuk melindungi masyarakat dari dampak bencana. Dalam bidang perdagangan, terhadap program bernama Kredit Mesra yang memfasilitasi pemberian pinjaman bagi pelaku UMKM dengan kemudahan administrasi.
Syarwani dan Ingkong Ala juga meluncurkan program Mitra Bulungan Berdaulat. Program ini berbentuk kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas masyarakat, dan media dalam percepatan pembangunan Kabupaten Bulungan.
Sementara itu, ada Program Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal berupa pengembangan ekowisata yang berbasis pada kearifan lokal. Kemudian ada program Transfer Anggaran Kabupaten Berbasis Ekologi, Pemkab Bulungan dalam program ini menyediakan anggaran untuk pemerintah desa yang dapat melaksanakan kegiatan penguatan dan pelestarian lingkungan hidup. Terakhir, ada Program Desa Inovatif yang berisi pengembangan desa untuk bisa berinovasi dan berkelanjutan.
Pemkab Bulungan tentu harus bekerja lebih keras untuk merealisasikan secara optimal seluruh program prioritas tersebut. Salah satu yang utama mengingat masa kepemimpinan kepala daerah periode ini di bawah lima tahun.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Tinggalkan komentar