Pos Kamling Kembali Diaktifkan, Satlinmas Jadi Garda Terdepan Ketertiban di Kaltara

redaksi

Kaltaraa1.com, TANJUNG SELOR – Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) mulai diaktifkan kembali di berbagai daerah di Kalimantan Utara (Kaltara), menyusul instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mendorong optimalisasi peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah pos kamling mulai berdiri kembali di wilayah Kabupaten Bulungan, termasuk di Tanjung Palas dan beberapa lingkungan gang di pusat Kota Tanjung Selor. Aktivasi pos ronda ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tingkat RT dan RW.

Baca Juga  RSUD dr. H. Jusuf SK Pastikan Bangunan Aman Pasca Gempa, Retak Tembok Bukan Kerusakan Struktur

Instruksi ini tertuang dalam surat edaran Kemendagri Nomor 300.1.4/E.1/BAK/3 SEP, yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia. Kemendagri meminta agar pemerintah daerah menghidupkan kembali pos kamling sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan ketertiban umum dan peningkatan kewaspadaan dini.

“Pemprov Kaltara sudah menindaklanjuti surat edaran Kemendagri tersebut melalui edaran Gubernur, yang meminta agar seluruh kabupaten/kota juga segera mengaktifkan pos kamling di wilayahnya,” ujar Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kaltara, Arnopriyanto, Selasa (14/10).Menurut Arno, langkah ini juga bertujuan untuk menghidupkan kembali fungsi Satlinmas sebagai garda terdepan dalam mendukung keamanan, ketertiban, serta penegakan aturan yang berkeadilan dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca Juga  DPRD Kaltara Minta Pembangunan Infrastruktur Jalan di Perbatasan Harus Diprioritaskan

Selain itu, semua kegiatan yang berkaitan dengan aktivasi pos kamling akan dimasukkan dalam Sistem Manajemen Perlindungan Masyarakat (SIM LINMAS), yang telah disiapkan oleh Kemendagri untuk memantau kinerja dan perkembangan di lapangan.

“Pendataan pos kamling melalui SIM LINMAS mulai dilakukan dan kita akan lakukan sosialisasi terhadap kepada satlinmas secara daring,” tambah Arno.Meskipun pelaksanaan teknis seperti pelatihan dan monitoring dilakukan secara daring karena keterbatasan anggaran, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat aparat Satpol PP dan Satlinmas untuk melaksanakan instruksi pusat dengan maksimal.

Baca Juga  Satgaswil Kaltara Densus 88 Anti Teror Polri Serahkan Hewan Kurban Bersama Eks Napiter Asal Kaltara

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus meningkatkan sinergi antara aparat dan warga dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan tertib. (Erc)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer