340 Pasien RSUD Tarakan Selamat Pascagempa

redaksi

Kaltaraa1. Com, Tarakan — Getaran gempa berkekuatan 4,8 magnitudo yang mengguncang Tarakan pada Rabu petang sempat memicu kepanikan di RSUD dr H Jusuf SK. Seluruh pasien sempat dievakuasi ke halaman rumah sakit, namun pihak rumah sakit memastikan 340 pasien dalam kondisi baik dan tidak ada korban luka akibat gempa.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr H Jusuf SK, dr Budi Azis, mengatakan bahwa begitu gempa terjadi, petugas segera mengevakuasi pasien sebagai langkah antisipasi. Proses evakuasi yang berlangsung cepat bahkan sempat viral di media sosial.

Baca Juga  Rotasi Jabatan di Polresta Bulungan, Tiga Kasat dan Satu Kapolsek Diganti

“Begitu gempa terasa, kami langsung evakuasi pasien ke halaman. Kami juga memasang tenda dan berkoordinasi dengan TNI/Polri serta BPBD, sebagai antisipasi jika terjadi gempa susulan. Alhamdulillah 340 pasien dalam kondisi baik, hanya pasien non-darurat yang dievakuasi. Pasien darurat tetap di ruang perawatan,” ujar dr Budi, Kamis (6/11).

Ia menjelaskan, satu pasien yang baru saja menjalani operasi sempat merasakan kesakitan akibat kepanikan saat proses evakuasi. Namun kondisi pasien kini stabil. Budi juga mengingatkan keluarga pasien untuk tetap tenang dalam situasi darurat agar tidak memperburuk keadaan.

Baca Juga  Kecamatan Lumbis Raih Juara Pertama pada Gala Siswa Indonesia Tingkat Kabupaten Nunukan 2025

“Kalau keluarga tenang, pasien juga tenang. Tapi kalau keluarga panik, pasien bisa ikut panik karena kondisinya sedang lemah,” katanya.

Menurut Budi, evakuasi dilakukan dengan mengutamakan pasien yang bisa berjalan sendiri lebih dahulu, sementara pasien lain dibantu petugas. Lift rumah sakit tidak berfungsi selama gempa, namun setelah BMKG memastikan tidak ada gempa susulan, seluruh pasien dikembalikan ke ruangan masing-masing.

Salah satu keluarga pasien, Marhamah, mengisahkan bahwa suasana di rumah sakit sempat panik. “Banyak yang minta agar anggota keluarganya segera dievakuasi. Tapi petugas tetap tenang dan memprioritaskan pasien sesuai kondisi. Tidak lama setelah itu, pasien dikembalikan ke ruangan,” ujarnya.

Baca Juga  RSUD dr. H. Jusuf SK Siapkan Penambahan Kapasitas Rumah Singgah Pasien

Berdasarkan data BMKG Tarakan, gempa terjadi pukul 18.37 Wita dengan kedalaman 10 kilometer, berpusat 24 kilometer tenggara Pulau Tarakan. Sekitar pukul 23.21 Wita, sempat terjadi gempa susulan dengan kekuatan 2,7 magnitudo di kedalaman 3 kilometer, namun tidak menimbulkan dampak tambahan. (*)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer