Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan melakukan identifikasi dan penanganan pada sejumlah Daerah Rawan Kecelakaan (DRK). Upaya tersebut meliputi pemasangan lampu penerangan dan warning light di beberapa titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kaltara, Desi Witasari, SE., MPA, mengatakan bahwa pengawasan terhadap DRK merupakan bagian dari kewenangan pemerintah provinsi, terutama yang berkaitan dengan kondisi infrastruktur pendukung keselamatan berkendara.
“Untuk menghindari terjadinya DRK, kami melakukan pemetaan dan memberikan penanganan sesuai kewenangan. DRK dapat dipicu oleh kondisi jalan yang rusak maupun minimnya penerangan,” ujar Desi, Selasa (2/12/2025).
Ia menjelaskan, salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus adalah Kabupaten Tana Tidung. Di wilayah tersebut, Dishub Kaltara telah memasang 17 titik lampu penerangan di area rawan kecelakaan menuju Simpang Manis. Pemasangan itu diharapkan meningkatkan visibilitas pengendara, terutama pada malam hari.
Selain itu, Dishub juga memasang tiga titik warning light pada lokasi yang sebelumnya sering terjadi kecelakaan. Menurut Desi, area tersebut kerap dimanfaatkan anak-anak muda untuk aksi kebut-kebutan karena kondisi jalan yang gelap.
“Beberapa kecelakaan memang sering terjadi karena minim penerangan. Kondisi jalan yang sedang dalam perbaikan juga ikut memengaruhi keselamatan,” jelasnya.
Desi menambahkan bahwa perbaikan tekstur jalan bukan merupakan kewenangan Dishub, melainkan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Karena itu, Dishub Kaltara akan terus berkoordinasi dengan PU terkait tindak lanjut perbaikan lane jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
“Kami akan koordinasikan dengan PU untuk kelanjutan penanganannya, terutama pada titik-titik yang kondisinya perlu perbaikan lebih lanjut,” katanya.
Upaya lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat keselamatan lalu lintas di Kaltara, sekaligus menekan angka kecelakaan yang masih terjadi di beberapa wilayah. (Fhrl/Adv)





