Pemprov Kaltara Mantapkan Langkah Menuju Swasembada Pangan 2025-2026, Pemerintah Pusat Beri Dukungan Penuh

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus memperkuat langkah strategis menuju swasembada pangan melalui kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah. Komitmen ini ditegaskan dalam kunjungan Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia beberapa pekan lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Ingkong didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Ir. Heri Rudiyono. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Dr. Inneke Kusumawaty, yang menyambut baik upaya Kaltara mempercepat realisasi program swasembada pangan 2025–2026.

Baca Juga  Dishub Kaltara Ajak Aparatur dan Masyarakat Perkuat Integritas di Momentum Hari Antikorupsi Sedunia 2025

Wagub Ingkong menegaskan bahwa Kaltara memiliki komitmen yang kuat dalam meningkatkan kemandirian pangan. Menurutnya, sejumlah langkah strategis telah dilaksanakan, mulai dari optimalisasi lahan (oplah), penguatan Brigade Pangan, hingga pendampingan intensif kepada para petani di lima kabupaten/kota.

“Kalimantan Utara fokus pada peningkatan produksi beras. Upayanya dilakukan melalui perluasan areal tanam serta peningkatan produktivitas petani. Kami bekerja sistematis dan terukur,” ujar Wagub Ingkong.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil signifikan. Tahun ini, Kaltara berhasil meningkatkan luas lahan pertanian hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun 2024. Selain itu, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan benih padi dan bibit sayuran sebagai dukungan langsung terhadap program nasional Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga  Penanaman Jagung Serentak dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan POLRI, Kaltara Mantapkan Target Swasembada Pangan 2025

Meski demikian, Wagub tidak menampik bahwa Kaltara masih menghadapi sejumlah tantangan besar. Kondisi geografis yang beragam serta infrastruktur pertanian yang belum sepenuhnya memadai menjadi hambatan utama dalam percepatan mekanisasi dan digitalisasi teknologi pertanian.

“Kami memahami masih banyak pekerjaan rumah, terutama terkait pemanfaatan alat pertanian modern dan teknologi informasi. Namun kami optimis, karena Provinsi Kaltara sebagai pembina kabupaten/kota akan terus mendorong Dinas Pertanian di daerah untuk bergerak cepat mendukung target swasembada,” tegasnya.

Baca Juga  Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Tamara Sebut Penyandang Disabilitas Berhak Setara dalam Pembangunan

Dengan dukungan kuat dari pemerintah pusat dan komitmen pemerintah daerah yang terus menguat, Provinsi Kalimantan Utara menegaskan kesiapan menjalankan peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Pemerintah Provinsi Kaltara optimistis bahwa swasembada pangan bukan hanya target, tetapi menjadi langkah nyata menuju kemandirian dan keberlanjutan pertanian di wilayah paling utara Indonesia. (Fhrl/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer