Realisasi Tembus 84 Persen, Dishub Kaltara Optimistis Target Pendapatan 2025 Terlampaui: Pelabuhan Tengkayu I Kontributor Utama

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan kinerja positif menjelang tutup tahun anggaran 2025. Berdasarkan data terkini per awal Desember, realisasi pendapatan retribusi telah menyentuh angka 82 hingga 84 persen dari target yang ditetapkan. Capaian ini menumbuhkan optimisme kuat bahwa target pendapatan tahunan tidak hanya akan tercapai, tetapi melampaui ekspektasi.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid Darmawan, mengungkapkan bahwa stabilitas pendapatan ini ditopang oleh performa solid dari dua sektor utama, yakni operasional KWL 7 dan Pelabuhan Tengkayu I SDF (Satu Perairan). Dari kedua sektor tersebut, Pelabuhan Tengkayu I mencatatkan diri sebagai kontributor paling dominan.
Pendapatan terbesar bersumber dari aktivitas di Pelabuhan Tengkayu I. Hingga saat ini, realisasi menembus angka Rp7,1 miliar.

Baca Juga  Gubernur Zainal Perjuangkan Peningkatan SDM Pertanian dan Pengembangan Peternakan di Kaltara

Analisis Pertumbuhan Konsisten 16-20 Persen Meski baru menjabat, Idham bergerak cepat dengan melakukan telaah komprehensif terhadap laporan pendapatan Dishub dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021-2025). Hasil analisis data tersebut menunjukkan adanya pola pertumbuhan yang konsisten dan positif.

Menurut Idham, Dishub Kaltara mencatatkan kenaikan pendapatan rata-rata di kisaran 16 hingga 20 persen setiap tahunnya. Tren ini diproyeksikan akan berlanjut pada penutupan buku tahun 2025.
“Grafiknya selalu naik setiap tahun. Berdasarkan proyeksi kami, jika seluruh operasional berjalan sesuai rencana hingga akhir Desember, pendapatan tahun 2025 diprediksi mengalami kenaikan sekitar 16 persen dibandingkan capaian tahun 2024,” ujarnya Selasa (2/12/2025).

Baca Juga  Plt Sekda Nunukan Membuka Lomba Inovasi TTG, TTG  Unggulan dan Posyantek Berprestasi

Didorong Mobilitas Masyarakat
Idham menilai, lonjakan pendapatan ini berbanding lurus dengan meningkatnya dinamika aktivitas masyarakat di Kalimantan Utara. Mobilitas warga yang semakin tinggi, khususnya ketergantungan pada moda transportasi laut dan penyeberangan, menjadi katalis utama tingginya perputaran ekonomi di sektor perhubungan.
“Mobilitas masyarakat kita terus meningkat, terutama di jalur laut yang menjadi urat nadi transportasi di Kaltara. Hal inilah yang membuat layanan pelabuhan semakin padat dan secara otomatis mendorong peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Komitmen pada Kualitas Layanan
Kendati sektor pendapatan menunjukkan performa gemilang, Idham menegaskan bahwa angka-angka tersebut bukanlah tujuan akhir. Ia menekankan bahwa Dishub Kaltara tetap menempatkan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Baginya, peningkatan pendapatan hanyalah indikator kuantitatif bahwa layanan transportasi di Kaltara semakin vital dan dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca Juga  Sekolah Garuda Hadir di Kaltara, Peluang Emas Anak Perbatasan Jadi Generasi Unggul

Kategori Detail Data Status Realisasi:

  • 82% – 84% (Per 3 Desember 2025) Kontributor Utama
    Pelabuhan Tengkayu I SDF & KWL 7
  • Pendapatan Tengkayu I
    Rp7,1 Miliar Pertumbuhan
    16% – 20% per tahun (Sejak 2021)
    Proyeksi 2025 Naik ~16% dibanding 2024 Faktor Pendorong
    Peningkatan mobilitas masyarakat (Transportasi Laut).

“Tugas utama kami adalah pelayanan. Pendapatan yang naik adalah bonus dari aktivitas yang padat, namun kami tetap berkomitmen memastikan masyarakat mendapatkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan prima,” tutupnya. (Fhrl/Adv)
Foto: merdeka.com

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer