Cegah Angka Putus Kuliah, Dispora Kaltara Gerak Cepat Validasi Data Mahasiswa Krisis Ekonomi

redaksi

Kaltara A1. Com, TANJUNG SELOR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memberikan respons taktis terhadap keresahan yang disuarakan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kaltara. Sebagai langkah konkret, Dispora kini tengah memfokuskan program kerjanya untuk melakukan pendataan dan validasi menyeluruh terhadap mahasiswa lokal yang terancam putus kuliah akibat kendala finansial.

Langkah cepat ini diambil guna memetakan secara riil seberapa besar dampak krisis ekonomi yang tengah melanda lini pendidikan tinggi di bumi Benuanta. Proses validasi data ini dinilai menjadi kunci krusial agar intervensi kebijakan maupun bantuan yang dirumuskan pemerintah nantinya dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan tepat guna.

Baca Juga  Efisiensi Anggaran, Dispora Kaltara: Dana Hibah Olahraga Kaltara Turun Drastis, Pembinaan Tetap Diupayakan Jalan

Pihak Dispora Kaltara menegaskan bahwa pemerintah menaruh perhatian serius terhadap aspirasi para aktivis kampus tersebut. Menurutnya, pemuda termasuk kalangan mahasiswa adalah aset strategis daerah yang hak pendidikannya harus diperjuangkan.

“Kami tidak ingin ada mahasiswa Kaltara yang terpaksa mengubur impiannya meraih gelar sarjana hanya karena persoalan biaya. Oleh karena itu, langkah awal yang paling krusial saat ini adalah mengantongi data yang akurat dan tervalidasi. Dari data tersebut, kita bisa melihat siapa saja yang benar-benar membutuhkan bantuan prioritas,” ujarnya.

Baca Juga  Dongkrak Prestasi Atlet, Lapangan Tenis Semi-Indoor Berstandar Internasional Kini Hadir di Tanjung Selor

Dalam mematangkan proses pengumpulan data ini, Dispora Kaltara tidak bergerak sendiri. Institusi berlambang kepemudaan ini membangun kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pengurus BEM di berbagai perguruan tinggi serta pihak birokrasi kampus terkait.

Sinergitas ini sengaja dibangun untuk menyinkronkan data internal universitas dengan laporan riil di lapangan yang dimiliki oleh organisasi mahasiswa. Langkah kolaboratif tersebut diharapkan dapat meminimalisir risiko terjadinya tumpang tindih data atau salah sasaran dalam penyaluran program bantuan di kemudian hari.

Baca Juga  Upacara Rutin Senin, ASN Dispora Kenakan Batik Khas Kaltara

Melalui komitmen penekanan angka drop out (DO) di tingkat perguruan tinggi ini, Dispora Kaltara berharap dapat menjaga keberlanjutan regenerasi sumber daya manusia (SDM) yang unggul demi masa depan pembangunan Provinsi Kalimantan Utara yang lebih maju. (*)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer