BPBD KALTARA GEMPUR SEMUA BENCANA

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmen penanganan bencana secara menyeluruh dan tidak sekadar berfokus pada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Di tengah tantangan logistik dan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), tim gabungan BPBD dipastikan tetap bergerak cepat menembus berbagai titik rawan bencana, mulai dari bahaya tanah longsor hingga banjir di wilayah pedalaman.

​Kesiapsiagaan penuh ini merujuk pada penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi oleh Pemprov Kaltara di lima kabupaten/kota sejak awal tahun. Langkah cepat ini diambil guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di wilayah Kaltara yang sangat luas dan memiliki medan cukup berat.

Baca Juga  Disdikbud Kaltara Gelar Roadshow Webinar Canva untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

​Guna memastikan penanganan bencana berjalan maksimal, BPBD Kaltara menerjunkan personel gabungan secara intensif ke lokasi-lokasi terdampak, termasuk mendistribusikan bantuan logistik hingga ke wilayah Krayan dan Sembakung, serta memadamkan kebakaran lahan di Sajau.

​Sekretaris BPBD Kaltara, Ir. Deni Yudianto, S.T., M.H., menegaskan bahwa seluruh petugas di lapangan terus bekerja keras sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan status kedaruratan yang berlaku.

​”Karhutla saat ini masih dalam status siaga. Tetapi kami tetap turun memberikan dukungan. Jadi bukan berarti kami berpangku tangan. Tim tetap maksimal,” tegas Sekretaris BPBD Kaltara, Ir. Deni Yudianto, S.T., M.H.

Baca Juga  RSUD dr. H. Jusuf SK Targetkan Empat Operasi Bedah Jantung Gratis Tahun Ini

​Menjawab sorotan terkait kendala BBM serta tantangan tak terduga di lapangan, pihak BPBD memastikan masalah tersebut tidak menghambat pergerakan tim untuk membantu warga. Semua kendala operasional diselesaikan lewat kerja sama yang kuat antar-instansi.

​”Memang terkadang ada hal-hal di luar prediksi, termasuk persoalan BBM. Tetapi kami tetap turun dengan satu tim dan mendapat dukungan dari berbagai OPD. Tidak ada masalah yang kemudian membuat pelayanan terhenti,” kata Deni Yudianto.

​BPBD Kaltara menekankan bahwa penyelamatan warga dari ancaman bencana adalah tugas bersama. Seluruh instansi melebur menjadi satu tim terpadu agar penanganan di lapangan bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
​”Tidak ada BPBD sendiri. Semua elemen merupakan bagian dari tim terpadu. Kami turun atas nama tim,” tambah Deni Yudianto.

Baca Juga  Rinosinusitis Berkelanjutan Ancam Kualitas Hidup Anak hingga Lansia

​Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltara, Rony Haryanto, S.T., M.T., memastikan pemantauan titik api dan potensi bencana lainnya terus dilakukan setiap hari. Untuk memperkuat pasukan dan peralatan di lapangan, BPBD Kaltara juga telah mengajukan usulan Dana Siap Pakai (DSP) ke BNPB pusat. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer