Hadiri Peletakan Batu Pertama GPSDI Imanuel, Rozana: Bentuk Kepedulian Terhadap Rumah Ibadah di Bulungan

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan, Rozana Bin Serang, menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia (GPSDI) Jemaat Imanuel Tanjung Selor, di Desa Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi tanda dimulainya pembangunan gedung gereja permanen yang nantinya diharapkan dapat menjadi tempat umat Kristiani beribadah sekaligus menjadi wadah bagi jemaat dalam menjalankan berbagai kegiatan keagamaan.

Pembangunan rumah ibadah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas keagamaan, khususnya bagi jemaat GPSDI Imanuel yang berada di kawasan Kilometer 2 Tanjung Selor.

Rozana mengatakan, pembangunan gereja tersebut merupakan sesuatu yang telah lama diharapkan oleh masyarakat. Karena itu, dirinya berharap pembangunan dapat berjalan dengan baik dan nantinya memberikan manfaat bagi umat dalam menjalankan ibadah.

“Pembangunan gereja ini sangat diharapkan masyarakat, terutama di lokasi ini. Semoga pembangunan ini dapat menunjang umat dalam beribadah dan menjadi tempat berkumpul bagi jemaat dalam menjalankan pelayanan,” kata Rozana.

Menurutnya, keberadaan rumah ibadah memiliki peran penting di tengah masyarakat. Tidak hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan serta memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga  Maraknya Kebakaran di Bulungan, Ketua DPRD Dukung Pengadaan Damkar di Setiap Kecamatan

Rozana juga mengingatkan agar proses pembangunan gereja dilakukan dengan baik dan memperhatikan kualitas pekerjaan. Ia berharap pembangunan yang menggunakan dukungan anggaran tersebut dapat dikerjakan secara maksimal sehingga bangunan yang dihasilkan dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap pembangunan gereja ini dapat dipantau dengan baik. Anggaran yang ada harus digunakan sebagaimana mestinya dan pekerjaan para tukang juga harus diperhatikan. Jangan sampai setelah dibangun justru ada bagian yang tidak baik atau dikerjakan asal-asalan,” tegasnya.

Ia menyebut, dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bulungan, termasuk umat Nasrani.

Sementara itu, Gembala Sidang GPSDI Jemaat Imanuel Tanjung Selor, Petrus Sahmele, mengaku bersyukur atas dimulainya pembangunan gedung gereja permanen tersebut.

Menurut Petrus, perjalanan pembangunan gereja tidak dapat dilakukan secara instan. Semua membutuhkan proses, perjuangan, kebersamaan, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Kami sangat berbangga dan bersyukur karena hari ini diberikan kesempatan untuk memulai pembangunan permanen sebagai wadah berkumpul dan menata pelayanan. Semua tidak langsung jadi, semuanya membutuhkan proses dan perjalanan. Ketika perjalanan gereja ini kita lihat kembali, tentu menjadi sesuatu yang indah untuk dikenang,” ujarnya.

Baca Juga  Setujui Ranperda APBD 2025, Fraksi Hanura Minta Pengelolaan Anggaran Tetap Transparan

Petrus juga menyampaikan apresiasi kepada Rozana yang dinilai telah memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga pembangunan gereja tersebut mendapatkan dukungan yang bersumber dari dana aspirasi sebagai langkah awal pembangunan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rozana atas perjuangan beliau. Melalui dana aspirasi, diarahkan sebagai langkah awal pembangunan gereja ini. Bagi kami, bantuan tersebut sangat besar artinya,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat menjadi awal yang baik bagi kelanjutan pembangunan gereja hingga nantinya dapat diselesaikan dan dimanfaatkan secara maksimal oleh jemaat.

Petrus juga menyampaikan doa agar Rozana selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas serta memperjuangkan kebutuhan masyarakat Bulungan.

Hal senada disampaikan Ketua GPSDI Kalimantan Utara, Yohanes Nande. Ia mengapresiasi perhatian dan perjuangan Rozana dalam mendukung pembangunan rumah Yohanes Nande. Ia mengapresiasi perhatian dan perjuangan Rozana dalam mendukung pembangunan rumah ibadah.

Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan gereja merupakan bagian dari perhatian terhadap kebutuhan umat dalam menjalankan kehidupan keagamaan.

“Kita doakan Ibu Rozana selalu diberikan kesehatan dan terus diberikan kekuatan untuk berjuang serta memperhatikan kebutuhan masyarakat di Bulungan,” kata Yohanes.

Baca Juga  Nobar Piala Dunia di CFD Tebu Kayan Semarak, Ketua DPRD Bulungan: Penggerak Ekonomi UMKM

Sementara itu, Pembinas Kementerian Agama Kabupaten Bulungan, Martha Are, turut mengapresiasi pembangunan gedung GPSDI Jemaat Imanuel Tanjung Selor.
Ia menyampaikan penghargaan terhadap kepedulian Ketua Komisi I DPRD Bulungan yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan umat Nasrani, khususnya dalam pembangunan rumah ibadah.

Martha juga mendorong para hamba Tuhan dan jemaat untuk terus mengembangkan pelayanan gereja. Menurutnya, gereja memiliki tugas penting baik secara organisasi maupun dalam kehidupan jemaat sebagai umat.

“Kami mendorong hamba-hamba Tuhan agar gereja terus menjalankan tugasnya, baik secara organisasi maupun sebagai bagian dari kehidupan umat. Kami juga mendorong setiap denominasi gereja untuk terus mengembangkan jemaat dan pelayanan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, keberadaan gereja di Kabupaten Bulungan menjadi bagian penting dalam mendukung kehidupan umat beragama. Karena itu, ketersediaan tempat ibadah juga perlu menjadi perhatian bersama.

Martha berharap pembangunan GPSDI Jemaat Imanuel dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya menjadi tempat ibadah yang nyaman bagi jemaat.

“Kita berbangga hati melihat semangat pengembangan jemaat. Kami terus mendorong agar tempat-tempat ibadah dapat berkembang karena ketika ada lokasi dan tempat beribadah, diharapkan ke depan dapat berdiri dengan baik dan megah dengan pertolongan Tuhan,” pungkasnya. (Adv/Erc)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer