Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memuat narasi dugaan aksi pembegalan terhadap seorang perempuan di kawasan Desa Tengkapak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Meski demikian, Polresta Bulungan memastikan hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bulungan, AKP Rio Adi Pratama menegaskan, jajarannya telah mengecek ke bagian pelayanan namun belum menemukan adanya aduan terkait dugaan pembegalan tersebut.
“Di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bulungan, sampai saat ini belum ada laporan resmi dari korban maupun pihak yang mengetahui kejadian itu,” kata Rio.
Kendati belum menerima laporan resmi baik dari korban maupun saksi, pihak kepolisian tidak tinggal diam dan telah mengambil tindakan cepat untuk mengusut kebenaran informasi yang meresahkan masyarakat tersebut.
“Terkait dengan video itu kami sudah laksanakan penyelidikan sendiri dan tingkatkan patroli malam di jam-jam rawan,” ujarnya.
Saat dikonfirmasi mengenai detail langkah penyelidikan di lapangan, pihak kepolisian masih enggan merinci proses yang sedang berjalan demi kelancaran tugas penanganan di lapangan.
“Belum bisa dijelaskan di sini mas, itu teknisnya kami di lapangan,” ungkapnya singkat.
Sebelumnya, dalam narasi video yang beredar luas di media sosial disebutkan bahwa insiden dugaan pembegalan tersebut menimpa seorang perempuan yang baru saja pulang bekerja pada Kamis malam (17/9/2026). Narasi itu juga mengklaim kejadian serupa pernah terjadi di titik yang sama.
Aksi tersebut memicu kecemasan warga, khususnya pengendara yang sering melintas pada malam hari, hingga memunculkan desakan agar aparat meningkatkan pengamanan di titik-titik rawan. Hingga berita ini diturunkan, detail mengenai lokasi pasti, identitas korban, maupun kronologi pasti peristiwa masih belum terkonfirmasi secara resmi. (*/Hai)





