Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersiap menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) bagi kelompok rentan rawan pangan dan gizi. Berdasarkan jadwal resmi, kegiatan intervensi Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi (SKPG) ini akan dilaksanakan besok, yakni pada Kamis, 05 November 2026, pukul 10.00 WITA hingga selesai di BPU Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan.
Sebanyak 127 keluarga penerima manfaat diimbau untuk segera bersiap dan hadir guna menerima bantuan masing-masing seberat 10 kilogram beras. Acara penting ini juga direncanakan akan dihadiri serta diserahkan secara simbolis langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara. Kehadiran masyarakat sangat dinantikan agar penyaluran jaring pengaman sosial ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan tepat sasaran.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., mengajak seluruh warga yang masuk dalam daftar penerima untuk datang tepat waktu dan bersama-sama menyukseskan agenda penting esok hari.
”Kami mengundang seluruh masyarakat yang telah terdata sebagai keluarga penerima manfaat agar bisa hadir besok di BPU Kecamatan Sekatak demi kelancaran penyaluran bantuan ini,” kata Wahyuni Nuzband.
Wahyuni menegaskan, program intervensi SKPG yang dilaksanakan besok ini merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mengawal ketersediaan pangan bagi warga yang membutuhkan.
”Penyaluran beras CPPD besok merupakan langkah konkret kita bersama untuk memastikan kebutuhan dasar warga rentan tetap terpenuhi dengan baik melalui alokasi 10 kilogram per keluarga,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap momentum penyerahan yang dihadiri Gubernur Kaltara besok dapat menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus wujud kepedulian pemerintah provinsi kepada masyarakat di wilayah pedalaman dan perbatasan.
”Mari kita hadiri acara besok pagi, semoga kehadiran Bapak Gubernur beserta jajaran dapat memberikan semangat baru serta manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat penerima di Sekatak,” pungkas Wahyuni.





