Kaltara a1. Com, Tanjung Selor – Di balik berbagai capaian Program Kampung Iklim (ProKlim), masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian, khususnya dalam pengembangan lokasi binaan di Kalimantan Utara.
Berdasarkan hasil evaluasi DLH Provinsi Kalimantan Utara, kendala utama yang dihadapi adalah konsistensi dan kesadaran sumber daya manusia (SDM) dalam melaksanakan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.
Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan peran katalis seperti kelompok masyarakat, lembaga lingkungan, maupun penyuluh yang mampu melakukan pendampingan secara intensif dan berkelanjutan di lokasi ProKlim.
Selain sebagai upaya menghadapi perubahan iklim, ProKlim juga diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan ekonomi sirkular, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga. ( Jun/adv)





