Kaltara A1. Com, TANJUNG SELOR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara terus bergerak cepat memastikan kesiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2025 mendatang.
Sebagai calon tuan rumah, Kabupaten Malinau menyatakan kesiapannya untuk menggelar ajang olahraga bergengsi tingkat pelajar tersebut.
Kepala Bidang Olahraga Dispora Kaltara, Husni, mengungkapkan bahwa pertemuan teknis dengan perwakilan dari Malinau telah dilakukan untuk menyelaraskan persepsi dan memantau sejauh mana persiapan di lapangan.
Husni menjelaskan bahwa Popda kali ini akan menjadi ajang pemanasan yang krusial sebelum menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pra-Popnas. Oleh karena itu, jumlah cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan telah disepakati untuk fokus pada cabor beregu.
“Kami sudah bertemu dengan tim teknis dari Malinau Selasa kemarin. Hasilnya, pada prinsipnya Malinau sangat bersedia menjadi tuan rumah. Kami sepakati ada empat cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yaitu sepak bola, bola voli, bola basket, dan sepak takraw. Ini disesuaikan dengan cabor yang nanti akan dipertandingkan di Pra-Popnas,” ujar Husni.
Mengenai masalah pendanaan, Husni memberikan gambaran mengenai pembagian tanggung jawab antara pihak Provinsi dan Kabupaten. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi finansial sangat diperlukan agar kegiatan berjalan sukses tanpa membebani satu pihak saja.
“Kalau dari sisi anggaran, provinsi fokus membiayai operasional kegiatan. Sementara untuk pembangunan fasilitas pokok atau sarana di sana, itu ranah tuan rumah. Kemarin sempat dibahas kisaran dana persiapan mereka sekitar 200 hingga 300 juta rupiah. Kami juga berharap ada sharing dana, terutama untuk bantuan tim medis dan aspek teknis lainnya di lapangan,” jelasnya, Jumat (17/4)
Meski secara lisan dan teknis sudah ada kesepakatan, Dispora Kaltara saat ini tengah merampungkan kelengkapan administrasi, termasuk Surat Keputusan (SK) penunjukan resmi Malinau sebagai tuan rumah.
Husni menegaskan bahwa keberhasilan Popda tidak hanya bergantung pada satu pihak, melainkan kerja sama kolektif antara provinsi dan kabupaten/kota dalam mengawal atlet-atlet muda berbakat Kaltara.
“Intinya, kami siap saling berkoordinasi. Kami ingin memastikan persiapan ini matang sehingga Popda Juni nanti sukses secara penyelenggaraan dan sukses secara prestasi untuk adik-adik pelajar kita,” pungkasnya. (ADV/Erc)





