Dorong Prestasi Nasional, Dispora Kaltara Matangkan Program Olahraga Inklusif Bagi Atlet Disabilitas

redaksi

Kaltara A1. Com, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah menyusun langkah strategis guna mengembangkan fasilitas dan infrastruktur olahraga ramah disabilitas. Kebijakan ini diambil menyusul tren peningkatan jumlah cabang olahraga inklusif yang dipertandingkan secara masif dalam berbagai kompetisi olahraga nasional saat ini.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltara, Saiful Bachry, memaparkan bahwa ekosistem olahraga disabilitas kini menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Menurutnya, perluasan ruang kompetisi bagi para atlet inklusif secara perlahan telah mengikis sekat dalam penilaian kompetensi, serta membuka mata publik atas kemampuan teknis yang mereka miliki.

Baca Juga  RSUD dr. Jusuf SK Pastikan Pasien Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Yang Baik

“Kualitas mereka mulai diakui tanpa perbedaan,” ujar Saiful Bachry saat memberikan keterangan pers pada Kamis (26/3).

Sebagai langkah operasional awal, Dispora Kaltara menjadwalkan agenda forum diskusi bersama dinas-dinas terkait di tingkat kabupaten dan kota. Pertemuan lintas instansi tersebut diproyeksikan untuk memetakan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus mengkaji secara komprehensif penentuan infrastruktur (venue) potensial yang akan ditetapkan sebagai pemusatan latihan intensif atlet disabilitas berprestasi.

Baca Juga  Tiga Unit Bus Siap Beroperasi, UPTD Tengkayu I Tingkatkan Layanan Transportasi Nataru

Saiful secara tegas menyatakan pentingnya kesetaraan perlakuan dan hak bagi seluruh atlet tanpa memandang batasan fisik. Menurutnya, atlet disabilitas memiliki hak yang setara dalam memperoleh dukungan anggaran, pembinaan, maupun sarana prima dari pemerintah daerah demi mendongkrak pencapaian prestasi olahraga Kalimantan Utara.

Dengan integrasi program kerja ini, Dispora Kaltara menargetkan lahirnya talenta-talenta olahraga inklusif baru yang siap bersaing secara kompetitif, tidak hanya pada level regional dan nasional, melainkan hingga ke kejuaraan internasional. Guna memuluskan hal tersebut, koordinasi berkelanjutan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta pemerintah daerah tingkat II terus diperkuat demi memastikan kesinambungan program pembinaan di masa depan.

Baca Juga  Dishub Kaltara: Pelanggaran ODOL Menurun, Pengawasan Diperketat di Seluruh Kabupaten/Kota

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer