Air Susu Dibalas Tuba: Niat Hati Beri Pekerjaan di Kebun, Buruh Malah Bawa Lari Motor Majikan

redaksi

Kaltara a1. Com,TANJUNG SELOR — Kepercayaan yang diberikan untuk mencari rezeki halal justru dikhianati dengan cara yang tidak terpuji. Niat tulus pemilik kebun di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, yang merangkul seorang pencari kerja berinisial DN, berujung pada petaka hilangnya sebuah sepeda motor kesayangan.

​Kasus dugaan penggelapan ini bermula pada Juli 2026 lalu. Saat itu, DN datang bertamu ke pondok kebun milik anggota pelapor, Andi Bahri, dengan memohon-mohon diberikan pekerjaan. Tersentuh dengan kondisi tersebut, pihak korban akhirnya memberikan kesempatan kepada DN untuk mengais rezeki dengan bekerja merawat kebun mereka.

​Bahkan, demi memudahkan operasional serta aktivitas harian DN selama bekerja di tengah rimbunnya area perkebunan, korban memberikan fasilitas berupa kepercayaan penuh untuk menggunakan satu unit sepeda motor Honda Revo berwarna merah-silver dengan nomor polisi KU 5538 AB.

Baca Juga  Syarwani Beri Penghargaan ke 32 Wajib Pajak Teladan

​Namun, pepatah ‘air susu dibalas dengan air tuba’ sangat tepat menggambarkan situasi ini. Alih-alih mendedikasikan diri untuk bekerja, kepercayaan yang diberikan justru menjadi celah bagi pelaku untuk melancarkan aksi kejahatannya. Pada Senin, 17 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 WITA, kedok pelaku akhirnya terbongkar saat korban bersama Andi Bahri mendatangi area kebun untuk melakukan pengecekan rutin.

​Setibanya di lokasi, suasana mendadak sunyi. Pondok tampak kosong, dan yang lebih mengejutkan, sosok Darwin beserta motor fasilitas kebun tersebut raib tanpa jejak. Segala upaya komunikasi mulai dari panggilan telepon hingga pesan singkat yang dilayangkan korban sama sekali tidak direspons oleh sang buruh harian. Akibat pengkhianatan ini, korban harus menanggung kerugian materil sekitar Rp5 juta dan langsung melaporkan insiden tersebut secara resmi ke Polresta Bulungan dengan nomor laporan LP/B/146/VIII/2026/SPKT/Polresta Bulungan/Polda Kaltara.

Baca Juga  Penataan Pelabuhan Tengkayu I Diperkuat, Pedagang Wajib Patuhi Zona Berjualan

​Mendapat laporan tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polresta Bulungan langsung bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan mendalam. Di bawah komando IPDA Refael Maruli Silalahi, tabir pelarian pelaku mulai terkuak setelah petugas mendapati petunjuk bahwa DN telah kabur melintas kabupaten menuju wilayah Nunukan.

​Tak mau buruannya lolos, Tim Resmob Polresta Bulungan langsung berkoordinasi erat dengan rekan sesama aparat di lapangan, yakni Tim Resmob Polres Nunukan. Perburuan intensif itu akhirnya membuahkan hasil manis pada Senin, 24 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA. Pelaku DN berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti saat bersembunyi di sebuah kawasan kebun di Simpang Kadir, Kabupaten Nunukan Selatan, beserta barang bukti sepeda motor curiannya.

​”Bermula pada Juli 2026, terlapor berinisial DN datang ke pondok milik anggota pelapor, Andi Bahri, untuk meminta pekerjaan, dan pelapor kemudian memberikan kesempatan kepada DN untuk bekerja di kebun,” ungkap IPDA Refael Maruli Silalahi mewakili Kasat Reskrim Polresta Bulungan AKP Haji Rio Adi Pratama.

Baca Juga  Bulungan Tingkatkan Kapasitas Penyuluh Pertanian

​”Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi bahwa DN telah melarikan diri ke Kabupaten Nunukan, sehingga Tim Resmob Polresta Bulungan kemudian berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Nunukan untuk melacak keberadaan pelaku,” tambahnya saat merinci proses pengejaran lintas wilayah tersebut.

​”Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, melengkapi administrasi penyidikan, serta mempersiapkan gelar perkara untuk proses hukum selanjutnya,” pungkasnya memastikan kasus ini akan segera dibawa ke meja hijau.

​Kini, pelarian sang buruh kebun telah resmi berakhir di balik jeruji besi. DN harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekam di sel tahanan Polresta Bulungan untuk menjalani proses hukum lanjutan guna mempertanggungjawabkan pengkhianatan yang telah ia perbuat. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer