Kaltara a1. Com, Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Riyanto, menegaskan pentingnya integrasi antara pelestarian tradisi dan penguatan ekonomi kerakyatan saat menghadiri pementasan seni Bantengan dan Jaranan dalam rangkaian Expo & Bazar UMKM 2026 di Tanjung Selor, Kamis (3/9). Kehadirannya di tengah perhelatan bertajuk Anak Muda Berkarya ini menjadi wujud nyata dukungan legislatif terhadap ruang ekspresi bagi para seniman dan pelaku usaha lokal.
Pergelaran seni tradisional tersebut menjadi magnet utama dalam pameran yang memadukan promosi produk unggulan UMKM dengan panggung kebudayaan daerah. Bagi Riyanto, kesenian seperti Bantengan dan Jaranan melampaui fungsi hiburan semata, melainkan memuat nilai-nilai sejarah, semangat kebersamaan, dan gotong royong yang menjadi fondasi jati diri masyarakat.
“Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestirikannya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” ujar Riyanto di sela-sela kegiatan.
Ia menilai kolaborasi antara bazar UMKM dan pertunjukan seni merupakan formula yang efektif. Konsep ini tidak hanya mendongkrak perputaran roda ekonomi kerakyatan, tetapi juga memperluas jangkauan promosi budaya lokal kepada khalayak luas.
Pihaknya berharap agenda serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan demi memastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat berjalan seiring dengan terjaganya marwah kebudayaan daerah.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga ekonomi masyarakat semakin berkembang dan budaya daerah tetap menjadi kebanggaan generasi penerus,” tambahnya.
Melalui momentum ini, Riyanto mendorong keterlibatan aktif generasi muda ”baik sebagai pelaku maupun penikmat agar nilai-nilai luhur warisan leluhur tetap lestari dan mengakar kuat dalam denyut kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Bulungan. (*)





