Kekurangan Guru Agama, Komisi I DPRD Bulungan Minta Kuota CPNS 2026 Diprioritaskan

redaksi

Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Kekurangan guru agama di Kabupaten Bulungan menjadi perhatian Komisi I DPRD Bulungan. Kondisi tersebut diharapkan menjadi pertimbangan pemerintah dalam penerimaan CPNS guru pada 2026.

Ketua Komisi I DPRD Bulungan, Rozana Bin Serang, meminta pemerintah pusat memperhatikan kebutuhan tenaga pendidik di daerah, khususnya guru agama yang masih dinilai kurang.

Baca Juga  Ratusan Peserta Siap Padati Malinau, Pesta Paduan Suara Katolik IV Kaltara Siap Digelar

“Di Bulungan ini masih banyak kekurangan guru, terutama guru agama. Itu sangat kurang. Mudah-mudahan dengan adanya penambahan ini, pemerintah bisa memetakan daerah mana yang betul-betul membutuhkan,” kata Rozana, Senin (28/9).

Menurutnya, pemetaan kebutuhan guru penting dilakukan agar kuota penerimaan CPNS dapat disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah. Dengan begitu, tenaga pendidik yang diterima nantinya dapat ditempatkan di wilayah yang memang mengalami kekurangan.

Baca Juga  DPRD Bulungan Dorong Dukungan Anggaran untuk Pembinaan Panahan

Rozana berharap penerimaan CPNS, khususnya untuk formasi guru, dapat memberikan tambahan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan semangat di dunia pendidikan di Bulungan.

“Kita harap guru benar-benar diperhatikan, terutama wilayah mana yang kekurangan. Dengan begitu, kekurangan guru bisa diisi dan dunia pendidikan di daerah kita tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan guru juga penting agar para siswa mendapatkan pendidikan dan pendampingan yang baik demi mendukung masa depan generasi muda. (adv/Erc)

Baca Juga  Ketua DPRD Bulungan Minta Kontingen PENAS XVII Gorontalo Serap Teknologi Pertanian Modern

Bagikan:

Ads - After Post Image

Ads - Before Footer