Modus Catut Nama Kasat Reskrim Polres Tana Tidung Gegerkan Pejabat Daerah, Pelaku Pakai Nomor WA Asing Minta Uang Kegiatan

redaksi

​Kaltara a1. Com, TIDENG PALE — Aksi penipuan dengan modus mencatut nama pejabat kepolisian kembali meneror jajaran pejabat Pemkab Tana Tidung. Kali ini, identitas Kasat Reskrim Polres Tana Tidung, Iptu Martin Samuel Sibarani, dimanfaatkan oleh orang tak dikenal untuk meminta sejumlah uang kepada para pejabat daerah setempat.

​Aksi penipuan tersebut dilakukan melalui pesan singkat WhatsApp menggunakan nomor telepon 083884759. Dalam aksinya, pelaku berpura-pura menjadi Iptu Martin Samuel Sibarani dan meminta dana dengan dalih kebutuhan kegiatan dinas serta kepentingan tertentu.

Baca Juga  Semarak HUT ke-81 RI di DPUPRKP Tana Tidung: Momen Mempererat Kekompakan dan Hubungan Kekeluargaan

​Menanggapi kejadian tersebut, Iptu Martin Samuel Sibarani membantah keras dan memastikan bahwa pesan permintaan uang itu murni tindakan penipuan. Ia menegaskan tidak pernah meminta uang atau fasilitas apa pun kepada para pejabat di Kabupaten Tana Tidung.

​”Itu penipuan, itu bukan nomor handphone saya. Nama saya dicatut,” tegas Martin.

​Martin membeberkan bahwa sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tana Tidung sudah sempat dihubungi oleh pelaku.

Baca Juga  Kabupaten Tana Tidung Sabet Terbaik I Akses Layanan Kesehatan Regional Kalimantan 2026

​”Sudah ada sejumlah pejabat di Tana Tidung yang menjadi target penipuan tersebut,” ungkap Martin.

​Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh instansi Pemkab Tana Tidung maupun masyarakat umum agar selalu waspada terhadap segala bentuk permintaan uang yang mengatasnamakan jajaran kepolisian.

​”Masyarakat dan para pejabat kami minta untuk tidak langsung percaya serta selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu jika ada pesan mencurigakan,” ujarnya.

Baca Juga  HUT ke-85 Sedulun, Wagub Titip Pesan Jaga Adat dan Kebersamaan

​Saat ini, pihak Polres Tana Tidung mengimbau para pejabat yang dihubungi pelaku untuk mengabaikan pesan tersebut serta segera melaporkan jika menemukan modus penipuan serupa. (*/Hai)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer