Kaltara a1. Com, TANJUNG SELOR – Festival Sungai Kayan menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-236 Kota Tanjung Selor dan ke-66 Kabupaten Bulungan. Selain menghadirkan atraksi budaya dan olahraga tradisional, festival tersebut diarahkan menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
Ketua DPRD Bulungan, Riyanto mengatakan, rangkaian Hari Jadi Tanjung Selor dan Bulungan tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 7–21 Oktober 2026 di sejumlah lokasi.
“Agenda wajib seperti Sidang Paripurna Istimewa di DPRD Bulungan akan digelar pada 7 Oktober, disusul ziarah ke makam Kerabat Kesultanan Bulungan pada 8 Oktober,” jelas Riyanto kepada Radar Kaltara, Kamis (17/9).
Salah satu agenda yang dinantikan masyarakat adalah Festival Sungai Kayan yang dijadwalkan berlangsung 14–18 Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan digelar di sepanjang tepian Sungai Kayan, mulai kawasan Pelabuhan VIP hingga sekitar Hotel Asoy.
“Festival Sungai Kayan akan menyajikan lomba dayung tradisional yang dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas 20, 30, dan 50 pendayung,” terangnya.
Menurut Riyanto, festival tersebut tidak hanya diarahkan sebagai hiburan masyarakat. Pelaku UMKM dan usaha kreatif juga akan dilibatkan untuk memanfaatkan tingginya aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Dengan keterlibatan pelaku usaha lokal, Festival Sungai Kayan diharapkan dapat membuka peluang peningkatan transaksi sekaligus pendapatan masyarakat.
“Kami berharap momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pedagang dan pelaku usaha kreatif untuk meningkatkan pendapatan mereka,” katanya.
Riyanto juga mengajak seluruh masyarakat menjaga keamanan, kondusivitas dan kedamaian selama seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi berlangsung.
Ia berharap seluruh agenda dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mengenalkan potensi budaya dan daerah Bulungan.





