Kaltara a1. com, Tanjung Selor — Bupati Bulungan Syarwani meminta seluruh partai politik penerima bantuan keuangan (banpol) tidak hanya fokus pada tata kelola administrasi dan pencairan anggaran semata. Parpol didesak untuk mengoptimalkan alokasi dana tersebut demi memperkuat pendidikan politik kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut Syarwani, parpol memegang peranan kunci dalam meningkatkan literasi dan pemahaman politik warga. Langkah ini dinilai sangat strategis demi terciptanya kualitas demokrasi daerah yang lebih sehat dan berintegritas.
“Partai politik mengelola bantuan keuangan sesuai aturan, dan pada saat yang sama juga perlu hadir di tengah masyarakat melalui pendidikan politik. Ini penting agar pemahaman politik warga semakin baik,” ujar Syarwani di Tanjung Selor.
Fokus pada Kualitas Demokrasi dan Hak Pilih Warga
Ia menilai, edukasi politik yang dilakukan secara konsisten dan melembaga akan berdampak langsung pada kedewasaan masyarakat dalam menyikapi dinamika politik. Hal ini mencakup pemahaman hak-hak sipil serta kecerdasan warga saat menggunakan hak pilihnya dalam panggung kontestasi politik.
“Jika pemahaman politik masyarakat meningkat, maka demokrasi dapat berjalan lebih dewasa, damai, dan berkualitas,” tuturnya.
Syarwani pun mengajak seluruh pimpinan dan pengurus parpol di Bulungan untuk tidak sekadar menjadikan pendidikan politik sebagai agenda formalitas. Menurutnya, hal tersebut merupakan tanggung jawab moral bersama yang harus disentuh hingga tingkat basis konstituen di setiap wilayah.
“Saya mengajak seluruh partai politik untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya konstituen masing-masing. Ini tanggung jawab bersama untuk membangun demokrasi yang lebih baik di Bulungan,” pungkas Syarwani. (*/djn)





