Kaltara a1. Com, Tanjung Selor – Kejayaan Wilayah
Kekuatan sebuah daerah dalam menghadapi tantangan krisis dan kerawanan sosial sangat ditentukan oleh sejauh mana seluruh elemen bersatu padu di garis depan. Tanpa adanya keterlibatan aktif dan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga instansi vertikal, pendistribusian bantuan logistik hingga ke wilayah pelosok tentu tidak akan berjalan secara maksimal.
Sebagai motor penggerak utama di lapangan, penanganan masalah kerawanan pangan di Kalimantan Utara kini digerakkan melalui sinergi strategis lintas sektor yang terpadu. Pendekatan kolaboratif ini dirancang bukan sekadar untuk menyalurkan bantuan sesaat, melainkan untuk memperkokoh ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat secara menyeluruh di tingkat lokal.
Menanggapi urgensi dari kerja sama lintas instansi tersebut, Kepala DPKP Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., memaparkan strategi utama dalam memperluas akses pangan yang aman bagi masyarakat.
”Meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau serta memperkuat ketahanan pangan daerah melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Kepala DPKP Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P.
Ia juga menyerukan ajakan terbuka kepada seluruh pemangku kepentingan agar terus menjaga stabilitas pangan secara berkelanjutan.
”Saya juga ingin mengajak kepada jajaran pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan terkait, untuk bersama-sama menjaga stabilitas pangan,” tegas Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P.
Sebagai penutup, ia menekankan bahwa tujuan akhir dari seluruh kerja sama ini adalah peningkatan taraf hidup warga di Bumi Benuanta.
”Mari kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P.
Melalui kekompakan dan solidaritas yang kokoh antar-sektor ini, pemerintah optimis ketahanan pangan daerah akan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika di masa depan.





