Kerjasama Perguruan Tinggi, Tekan Angka Stunting

redaksi

Ads - After Post Image

Kaltaraa1.comTANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan kembali bekerjasama dengan Universitas Kaltara (Unikaltar). Kali ini melalui peluncuran program Mahasiswa Peduli Stunting (Hunting), diyakini bisa menekan angka stunting Bulungan, yang sejauh ini diketahui turun sekitar 4 persen dari tahun sebelumnya.

Bupati Bulungan Syarwani, menandatangani kerjasama tersebut, bersama Rektor Unikaltar Dr Didi Adriansyah, STP, MM, belum lama ini. Melalui program itu, mahasiswa sebagai calon pasangan usia subur diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap kesehatan reproduksi.
“Saya menegaskan, bahwa peran dan keterlibatan mahasiswa di perguruan tinggi memiliki potensi dalam melakukan edukasi kepada masyarakat, dan dapat mengaplikasikan ilmu untuk pemberdayaan masyarakat,” ujar Syarwani.
Melalui program edukasi dan sosialisasi, pendampingan kepada mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting di tingkat keluarga.
Kemudian turut membantu upaya percepatan penurunan stunting di Bulungan. Menurutnya, Program Hunting sebagai upaya edukasi untuk pencegahan pernikahan dini, melalui posyandu remaja, serta untuk menyiapkan generasi emas berkualitas. Dimana nantinya remaja sebagai calon pasangan usia subur, diharapkan tidak terkena anemia dan memiliki pemahaman terhadap kesehatan reproduksi.

“Selain itu, juga untuk memastikan kehadiran remaja di posyandu, karena bersamaan dengan bulan timbang pada Agustus 2023 mendatang,” jelasnya.
Informasi dihimpun, pada 2022, angka prevalensi stunting berdasarkan Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPBGM) di Bulungan sebesar 18,9 persen atau menurun 4 persen dari tahun sebelumnya. Kemudian update data terakhir per bulan Mei tahun 2023 menunjukkan angka prevalensi stunting di Bulungan sebesar 11,22 persen.

Capaian tersebut merupakan hasil sinergitas lintas stakeholder dan komitmen bersama untuk percepatan penurunan stunting di Bulungan, baik pemerintah daerah, pihak swasta, akademisi dan pemerintah desa.
“Kita berharap sinergi bersama ini, dapat terus menekan angka stunting di Bulungan, pungkasnya.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Tinggalkan komentar