Kaltaraa1.comBulungan – Suhu politik pemuda di Kabupaten Bulungan mulai menghangat menjelang pemilihan kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten bulungan. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Irfan Romadloni, perwakilan pemuda asal Jawa yang resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon ketua KNPI Bulungan.
Menariknya, kemunculan Irfan Romadloni bukan sekadar inisiatif pribadi. Ia maju berkat dorongan kuat dari berbagai elemen pemuda lintas etnis di Bulungan, yang melihat figur Irfan sebagai sosok pemersatu dan representatif dari semangat kebersamaan di daerah multikultural tersebut.
“Ini bukan hanya soal Jawa, Dayak, Bugis, Tidung atau suku lainnya. Ini soal bagaimana pemuda Bulungan bisa bersatu dan membawa energi positif bagi pembangunan daerah,” ujar salah satu tokoh pemuda yang enggan disebut namanya.
Tak hanya Irfan, beberapa tokoh muda lain dari latar belakang etnis berbeda juga mulai digadang-gadang akan ikut bertarung dalam kontestasi KNPI kali ini. Fenomena ini dinilai sebagai sinyal positif bagi demokrasi kepemudaan di Bulungan, di mana keberagaman menjadi kekuatan, bukan pemisah.
Irfan sendiri menyambut baik dinamika tersebut. “Saya siap berkompetisi secara sehat. Ini bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana KNPI bisa menjadi wadah semua anak muda Bulungan, tanpa membedakan latar belakang,” tegasnya.
Pemilihan pengurus KNPI Bulungan dijadwalkan akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan, dan diprediksi akan menjadi ajang yang dinamis serta sarat gagasan dari para generasi muda terbaik daerah.





