Kaltaraa1.com TANJUNG SELOR – Komitmen dalam menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat kembali ditegaskan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalimantan Utara. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Satlinmas yang digelar selama dua hari di Kota Tarakan (24–25 Juni), ratusan anggota Satlinmas mendapatkan pembekalan penting agar lebih siap menghadapi tantangan tugas di lapangan.
Dengan mengangkat tema “Meningkatkan Peran Aparatur Linmas dan Anggota Satlinmas dalam Menjaga Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat”, kegiatan ini berlangsung sukses dan lancar. Para peserta mendapatkan berbagai materi dari narasumber berkompeten mengenai regulasi terbaru, keterampilan dasar keamanan, hingga peran strategis Linmas dalam penanganan bencana dan pemilu.
Kepala Bidang Linmas dan Damkar Satpol PP Kaltara, Hasnan Mustaqin, menyebutkan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari agenda rutin yang telah lebih dahulu dilaksanakan di empat kabupaten lain. Kini giliran Kota Tarakan yang menjadi pusat pelatihan, dan pelaksanaannya dinilai sangat berhasil.
“Pelindungan masyarakat adalah tugas bersama. Satlinmas bukan hanya hadir saat pemilu atau saat bencana, tapi juga menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib,” jelas Hasnan.
Menurutnya, pelatihan ini penting mengingat tantangan keamanan semakin kompleks. Tidak hanya soal ketertiban umum, tetapi juga ancaman kejahatan transnasional seperti narkoba, penyelundupan, hingga perdagangan anak dan perempuan.
Melalui Bimtek ini, anggota Satlinmas dibekali kemampuan melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat, membangun jaringan deteksi dini, serta mendorong kesadaran warga untuk patuh terhadap hukum. Diharapkan, Satlinmas dapat lebih aktif menjaga keamanan lingkungan secara swakarsa.
Dalam kesempatan itu, Hasnan juga mengajak Kasat Pol-PP dan Dinas Pemadam Kebakaran Tarakan untuk memberi perhatian khusus terhadap keberadaan Satlinmas yang saat ini masih berjumlah 20 orang dan tersebar di 20 kelurahan. Jumlah ini dinilai belum ideal, dibandingkan dengan wilayah lain di Kaltara.
Sebagai perbandingan, berikut data anggota Satlinmas se-Kaltara:
• Kabupaten Bulungan: 1.502 personil
• Kabupaten Nunukan: 712 personil
• Kabupaten Malinau: 527 personil
• Kabupaten Tana Tidung: 136 personil
• Kota Tarakan: 20 personil
Melalui Bimtek ini, Pemprov Kaltara berharap terbentuknya formasi Satlinmas yang lebih proporsional di Tarakan, dengan dukungan regulasi, penganggaran, dan koordinasi lintas sektor yang tepat.

“Kami ingin Satlinmas benar-benar berdaya dan diberdayakan, dari tingkat kelurahan hingga provinsi. Untuk itu, koordinasi dengan TNI dan Polri menjadi sangat penting dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing,” pungkas Hasnan.
Dengan semangat kolaboratif dan pembinaan berkelanjutan, Satlinmas diharapkan menjadi kekuatan sipil yang tangguh dalam menghadapi berbagai dinamika sosial. Tidak hanya sekadar “pasukan tambahan” saat pemilu, tetapi menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.(adv/Erc)





