Kaltaraa1.com, Tarakan – Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kecacatan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Di Kalimantan Utara, angka kejadian stroke terbilang cukup tinggi sehingga membutuhkan penanganan komprehensif dan berkesinambungan. Sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD dr. H. Jusuf SK Tarakan memperkuat layanan di bidang neurologi, khususnya penanganan kasus stroke.
Saat ini, RSUD dr. H. Jusuf SK didukung lima dokter spesialis neurologi serta satu dokter bedah saraf yang berpengalaman. Pelayanan tersebut ditunjang dengan sarana dan peralatan medis yang memadai, termasuk jalur cepat (fast track) untuk pasien stroke akut di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Melalui jalur ini, pasien yang memenuhi kriteria dapat segera mendapatkan tindakan trombolisis, yakni pemecahan gumpalan darah menggunakan obat khusus yang diberikan melalui infus.
Tak berhenti di situ, RSUD dr. H. Jusuf SK juga tengah mempersiapkan pembentukan unit neurointervensi. Unit ini nantinya akan digunakan untuk melakukan tindakan intervensi atau kateterisasi pembuluh darah otak, baik bagi pasien dengan sumbatan maupun kelainan pembuluh darah. Kehadiran unit ini diharapkan semakin meningkatkan mutu pelayanan kesehatan saraf di Kalimantan Utara.
Untuk menunjang perawatan pasien, rumah sakit ini juga memiliki unit stroke yang dilengkapi tim perawat terlatih khusus dalam penanganan pasien stroke. Kehadiran unit ini ditujukan untuk menekan risiko komplikasi serta mengurangi tingkat kecacatan pasien selama maupun setelah perawatan.
Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Budy Aziz, menegaskan komitmen rumah sakit dalam memberikan layanan terbaik. “Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan stroke yang terpadu dan sesuai standar nasional, sehingga masyarakat Kalimantan Utara tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. H. Jusuf SK, dr. Ronald, SpAn-TI, FCTA menambahkan bahwa peningkatan layanan stroke menjadi fokus utama rumah sakit saat ini. “Selain memperkuat SDM dan fasilitas, kami juga mengembangkan sistem pelayanan yang terintegrasi, mulai dari IGD, unit stroke, hingga rehabilitasi. Harapannya, angka kecacatan akibat stroke bisa ditekan seminimal mungkin,” jelasnya.
Dengan dukungan tenaga medis ahli, fasilitas memadai, serta pengembangan layanan yang berkesinambungan, RSUD dr. H. Jusuf SK menegaskan komitmennya sebagai pusat rujukan neurologi di Kalimantan Utara, sekaligus menjadi harapan baru bagi pasien stroke di wilayah ini.





