Dishub Kaltara Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Arus Mudik Nataru di Krayan

redaksi

TANJUNG SELOR — Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara menanggapi serius desakan DPRD Nunukan soal persiapan transportasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), terutama di wilayah perbatasan Krayan yang setiap tahun selalu rawan mengalami krisis angkutan.

Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kaltara, Marmo, mengatakan pihaknya sudah mulai mengambil langkah antisipatif. Fokus awalnya adalah berkoordinasi dengan pihak penyelenggara penerbangan untuk memetakan potensi hambatan sejak dini.

“Kalau bicara arus mudik Nataru, Dishub provinsi tentu punya peran sesuai kewenangannya. Jadi kami akan mulai dengan memastikan semua pihak terkait siap,” kata Marmo dalam keterangan resminya, Senin lalu (17/11/2025).

Baca Juga  Mantapkan Persiapan, Pol-PP Kaltara Siap Amankan HUT Ke-13 Provinsi Kalimantan Utara

Menurutnya, langkah paling mendesak adalah memperkuat koordinasi dengan UPBU Juwata Tarakan serta Dishub Kabupaten Nunukan.

“Kami ingin memastikan persiapan di lapangan benar-benar matang. Jadi, koordinasi ini penting untuk melihat apa saja kendalanya, termasuk membandingkan dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

SOA dari APBN Masih Berjalan

Selain soal kesiapan angkutan, Marmo juga memastikan bahwa subsidi ongkos angkut (SOA) penumpang untuk masyarakat perbatasan masih tetap berjalan. Tahun ini, SOA didanai dari APBN dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara di daerah-daerah terpencil.

Baca Juga  Apresiasi Semangat Petani Sajau Metun Syukuran Panen Padi

“SOA dari APBN masih berjalan dan digunakan untuk melayani masyarakat di perbatasan. Perlu diketahui, SOA APBN ini dikelola oleh UPBU Juwata Tarakan, sementara TNI AU juga membantu lewat layanan angkutan izin,” jelasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran yang disampaikan Ketua Komisi III DPRD Nunukan, Ryan Antoni, yang sebelumnya menyoroti potensi krisis transportasi di Krayan. Bahkan, DPRD meminta Mabes TNI AU memberikan diskresi agar pesawat angkut militer bisa dikerahkan jika kondisi darurat kembali terjadi.

DPRD Minta Pemerintah Tidak Reaktif

DPRD Nunukan juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya bergerak ketika masalah sudah muncul. Mereka mendorong agar skema transportasi Nataru tahun depan dirumuskan sejak awal tahun.

Baca Juga  Pj. Sekprov Ajak HIPMI Berkolaborasi Membangun Perekonomian Kaltara

“Harapan saya, ini jadi pembelajaran ke depan. Idealnya, mulai Januari kita sudah fokus menyusun skema yang paling tepat untuk mengantisipasi arus mudik Natal,” tegas perwakilan Komisi III dalam pernyataannya sebelumnya.

Dengan langkah antisipasi yang mulai dilakukan Dishub Kaltara, diharapkan persiapan angkutan Nataru, terutama di daerah perbatasan seperti Krayan, bisa lebih tertata dan tidak kembali mengalami krisis seperti tahun-tahun sebelumnya. (Slv/Adv)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer