Kaltaraa1. Com, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara menegaskan kembali pentingnya pengawasan terhadap kendaraan sebagai bagian dari upaya memperkuat keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) di wilayah provinsi termuda ini. Penegasan tersebut sejalan dengan peran Dishub sebagai instansi yang bertanggung jawab pada pilar ketiga keselamatan LLAJ, yakni menjamin kendaraan yang berkeselamatan.
Dalam sebuah kegiatan sosialisasi yang digelar beberapa waktu lalu oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalimantan Utara, Dishub Kaltara, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Desi Witasari, SE., MPA, menyampaikan materi terkait urgensi pengawasan kendaraan barang maupun kendaraan angkutan penumpang umum.
Desi menekankan bahwa kendaraan yang laik jalan merupakan elemen fundamental dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib. Oleh karena itu, pengawasan yang optimal harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Dengan pengawasan yang tepat dan konsisten, kita berharap setiap kendaraan yang beroperasi di jalan raya benar-benar memenuhi standar keselamatan. Ini langkah penting untuk mencegah kecelakaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik,” ujarnya.

Penguatan pengawasan ini juga merupakan implementasi langsung dari Peraturan Gubernur Kalimantan Utara Nomor 13 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Keselamatan LLAJ, yang menugaskan seluruh pemangku kepentingan transportasi untuk meningkatkan kualitas keselamatan di jalan, termasuk aspek kendaraan, manusia, dan lingkungan.
Sebagai tindak lanjut regulasi tersebut, Dishub Kaltara terus menggencarkan berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada pemangku kepentingan, mulai dari operator angkutan, pemilik kendaraan, hingga masyarakat umum. Sosialisasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga pelaku transportasi dan pengguna jalan.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir melalui program-program sosialisasi agar pemahaman dan kepatuhan terhadap standar keselamatan semakin kuat. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Kalimantan Utara yang lebih aman dalam bertransportasi,” kata Desi.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah provinsi dalam membangun sistem transportasi yang berkelanjutan, aman, dan andal, sejalan dengan arah kebijakan keselamatan transportasi nasional.





