Kataraa1. Com, Bulungan — Gelombang kecaman mengalir deras setelah beredarnya informasi mengenai dugaan pengeroyokan yang melibatkan dua oknum anggota DPRD Kabupaten Bulungan. Insiden ini memicu kekecewaan mendalam dan kemarahan publik, mengingat tindakan kekerasan—dalam bentuk apa pun—tidak dapat dibenarkan, terlebih jika dilakukan oleh figur publik yang seharusnya memberi teladan bagi masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, DPD KNPI Bulungan menyampaikan sorotan tajam terhadap perilaku yang dinilai mencoreng marwah lembaga dan kepercayaan masyarakat. Mereka meminta agar aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan kasus tersebut dan memastikan proses hukum berjalan objektif serta transparan.
“Kami mengecam keras tindakan pengeroyokan ini dan meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Ketua DPD KNPI Bulungan dalam rilis resminya.
KNPI juga mendesak agar pihak DPRD Kabupaten Bulungan tidak tinggal diam, melainkan mengambil langkah tegas sesuai mekanisme etik internal terhadap oknum yang disebut-sebut terlibat dalam insiden tersebut.
Lebih lanjut, DPD KNPI Bulungan turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh beredarnya informasi ini. Mereka menekankan pentingnya menunggu hasil penyelidikan resmi sembari meminta aparat keamanan untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga stabilitas ketertiban di wilayah Bulungan.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik, dan masyarakat menantikan langkah konkret dari penegak hukum serta DPRD guna memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.





