RSUD dr. H. Jusuf SK Berhasil Lakukan Tindakan Bronkoskopi Tanpa Komplikasi

redaksi

Kaltaraa1.com, Tarakan — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK berhasil melaksanakan tindakan bronkoskopi tanpa komplikasi. Keberhasilan ini menjadi capaian penting bagi layanan kesehatan di Kalimantan Utara, mengingat bronkoskopi merupakan salah satu prosedur medis kompleks yang membutuhkan keahlian khusus.

Bronkoskopi adalah prosedur pemeriksaan medis yang bertujuan untuk mendeteksi adanya kelainan atau penyakit pada saluran pernapasan dan paru-paru, termasuk kanker. Pemeriksaan ini menggunakan alat bernama bronkoskop, berupa selang lentur berukuran sekitar 1×60 sentimeter yang dilengkapi lampu serta kamera di ujungnya untuk melihat kondisi bagian dalam saluran napas secara langsung.

Baca Juga  Bangun Hubungan Kondusif dengan masyarakat di perbatasan,Satgas Yonzipur 8/SMG terima Senjata Api Rakitan dari Masyarakat

Bronkoskopi adalah prosedur pemeriksaan medis yang bertujuan untuk mendeteksi adanya kelainan atau penyakit pada saluran pernapasan dan paru-paru, termasuk kanker. Pemeriksaan ini menggunakan alat bernama bronkoskop, berupa selang lentur berukuran sekitar 1×60 sentimeter yang dilengkapi lampu serta kamera di ujungnya untuk melihat kondisi bagian dalam saluran napas secara langsung.

Kepala RSUD dr. H. Jusuf SK menyampaikan bahwa tindakan bronkoskopi di Kalimantan Utara saat ini hanya dapat dilakukan di rumah sakit tersebut. “Prosedur ini tergolong tindakan operasi dan harus dilakukan oleh dokter spesialis paru yang telah menjalani pelatihan khusus,” jelasnya.

Baca Juga  Kawal Pengelolaan APBD 2025, Pemprov Kaltara Gelar Rakor Bersama KPK

Secara prosedural, pasien terlebih dahulu diberikan anestesi umum. Setelah itu, bronkoskop dimasukkan melalui saluran pernapasan untuk memeriksa adanya kelainan di area tersebut. Melalui hasil yang diperoleh dari pemeriksaan laboratorium, dokter dapat menentukan langkah penanganan medis berikutnya sesuai dengan kondisi pasien.

Lebih lanjut, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai biaya tindakan ini. Seluruh proses diagnostik bronkoskopi telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Bahkan, tindakan bronkoskopi perdana yang berhasil dilakukan RSUD dr. H. Jusuf SK juga menggunakan fasilitas pembiayaan BPJS.

Baca Juga  DPRD Kaltara Bahas Strategi Peningkatan PAD 2025, Usulkan Relaksasi Pajak Kendaraan

Dengan keberhasilan ini, RSUD dr. H. Jusuf SK memperkuat perannya sebagai pusat rujukan layanan kesehatan unggulan di Kalimantan Utara, khususnya dalam bidang diagnostik dan penanganan penyakit saluran pernapasan. (hms_RSUD)

Bagikan:

Ads - After Post Image

Topik

Ads - Before Footer